Bencana Alam

BPBD Purworejo Tangani Sejumlah Kejadian Bencana Hidrometeorologi, Warga Diminta Tetap Waspada

45
×

BPBD Purworejo Tangani Sejumlah Kejadian Bencana Hidrometeorologi, Warga Diminta Tetap Waspada

Sebarkan artikel ini
Rumah warga yang tertimpa pohon
Rumah warga yang tertimpa pohon

PURWOREJO, purworejo24.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo melaporkan sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026 hingga pukul 22.50 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Purworejo, Wasit Diono, S.Sos, menyebutkan, dalam laporan sementara, beberapa wilayah di Kecamatan Bener terdampak kejadian pohon tumbang akibat angin kencang yang melanda kawasan tersebut.

Di Desa Kaliboto, sebuah pohon albasiah dengan tinggi sekitar 20 meter dan diameter kurang lebih 50 sentimeter tumbang dari akarnya.

Pohon tersebut sempat menutup akses jalan desa serta menimpa bibit kelengkeng milik warga bernama Edi Sarwono.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama warga setempat segera melakukan asesmen dan penanganan, sehingga kondisi kini telah tertangani.

Sementara itu, di ruas Jalan Nasional Purworejo–Magelang, tercatat tiga titik kejadian pohon tumbang. Satu titik sempat menutup total akses jalan, sementara titik lainnya berupa pohon tumbang dan rumpun bambu yang mengganggu kelancaran lalu lintas.

Penanganan dilakukan oleh TRC BPBD bersama kelompok masyarakat (Pokmas) Binamarga, dan seluruh titik telah berhasil ditangani.

Di Desa Karangsari, pohon asam tumbang dan menutup jalan poros desa.

Hingga laporan terakhir, proses penanganan masih berlangsung dengan melibatkan tim BPBD dan warga sekitar.

Selain itu, di Desa Bener, angin kencang juga menyebabkan sejumlah rumah warga tertimpa pohon. Tim BPBD telah melakukan asesmen awal, dan penanganan lanjutan dijadwalkan akan dilakukan pada hari berikutnya.

Wasit Diono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Masyarakat diharapkan lebih waspada, khususnya terhadap potensi pohon tumbang dan saluran air yang tersumbat. Jika terdapat pohon besar yang berisiko membahayakan di sekitar rumah, sebaiknya dilakukan penebangan secara aman. Selain itu, pastikan saluran air berfungsi dengan baik agar tidak menimbulkan genangan atau banjir,” ujarnya, pada Senin (30/3/2026).

BPBD Purworejo juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kejadian bencana di wilayah masing-masing agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Dengan sinergi antara pemerintah, petugas, dan masyarakat, diharapkan dampak bencana dapat diminimalkan serta keselamatan warga tetap terjaga. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.