PURWOREJO, purworejo24.com – Dalam rangka meningkatkan religiusitas serta menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada peserta didik, SD Negeri Purworejo menggelar kegiatan ziarah bersama pada Jumat (13/2/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 184 siswa kelas IV, V, dan VI dengan pendampingan 12 guru.
Ziarah dilaksanakan di kawasan Plaosan yang berada di belakang lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mewujudkan delapan dimensi profil lulusan, khususnya dalam membentuk karakter siswa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
Selain memanjatkan doa untuk para tokoh dan pejuang agama, para siswa juga diajak mengenang perjuangan serta meneladani kisah para ulama yang berperan dalam dakwah dan perkembangan keagamaan di wilayah tersebut. Adapun lokasi ziarah meliputi Makam Mbah Nyai Laos Plaosan, Makam Mbah Kyai Masykuri beserta alim ulama Plaosan, serta Makam Kyai Zakaria.
Para peserta mengenakan busana muslim dan membawa bekal masing-masing. Meskipun harus berjalan kaki menuju lokasi ziarah, semangat dan antusiasme siswa tetap terlihat sepanjang perjalanan. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dan rombongan kembali ke sekolah sekitar pukul 10.30 WIB dengan tertib dan aman.
Kepala SD Negeri Purworejo, Sugiyarti. menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan peserta didik sekaligus menjadi sarana pembelajaran kontekstual menjelang bulan suci Ramadhan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan para siswa serta membantu mereka memahami perjuangan para pendahulu di Dukuh Plaosan, tempat SD Negeri Purworejo berada,” ujarnya.
Sebelum keberangkatan, seluruh siswa mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh Husnul Labib Fata. Sementara itu, Widayanto, selaku guru kelas V, mengingatkan siswa untuk senantiasa menjaga ketertiban, tidak bercanda di jalan, serta mematuhi arahan guru demi keselamatan bersama dan kenyamanan pengguna jalan lainnya.
Kegiatan ziarah bersama ini merupakan agenda rutin tahunan SD Negeri Purworejo. Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap nilai keimanan, keteladanan, serta kecintaan siswa terhadap sejarah dan tokoh agama di lingkungan sekitar dapat terus tumbuh dan tertanam sejak dini. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







