KUTOARJO, purworejo24.com — SD Muhammadiyah Kutoarjo memperingati Milad ke-56 dengan menggelar Tabligh Akbar dan parenting jelang Ramadhan 1447 Hijriah di kompleks SMP Muhammadiyah Kutoarjo, pada Senin (16/2/2026).
Kegiatan ini diikuti 571 wali murid dan dikemas sederhana namun sarat nilai edukatif dan spiritual.
Mengusung tema “Tantangan Orang Tua dalam Mendampingi Belajar Anak Era Digital”, kegiatan ini menekankan pentingnya peran orang tua sebagai pendidik utama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial.
Kepala SD Muhammadiyah Kutoarjo, Suprayitno, mengatakan peringatan milad ke-56 menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen pendidikan berbasis nilai keislaman.
“Milad kali ini kami kemas berbeda. Tidak dengan hiburan, tetapi melalui kajian dan parenting agar lebih bermakna, khususnya dalam menyambut Ramadhan,” ujarnya.
Sebagai narasumber, Fuzna Marzuqoh, menegaskan pentingnya kedekatan emosional dan keteladanan orang tua dalam mendampingi anak belajar di era digital.
Kegiatan ini dihadiri Ketua PCM Kutoarjo, jajaran PDM Purworejo, PCA Kutoarjo, serta kepala AUM se-Kecamatan Kutoarjo.
Ketua PCM Kutoarjo, H. Moh. Mansur, mengapresiasi pelaksanaan parenting yang dinilai strategis dalam menyiapkan generasi berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Wakil Ketua PDM Purworejo, H. Amad Darusman, menyatakan bahwa parenting menjadi sarana penting untuk menyinergikan pendidikan di sekolah dan keluarga.
Rangkaian milad juga diisi penggalangan dana bencana melalui Lazismu serta penyaluran Beasiswa Mentari bagi siswa yatim dan kurang mampu.
Suprayitno menambahkan, SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 untuk kelas I telah terpenuhi dan ditutup lebih awal sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap SD Muhammadiyah Kutoarjo.
Milad ke-56 ini meneguhkan sinergi sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia di tengah tantangan era digital. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








