PURWOREJO, purworejo24.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo terus menggencarkan upaya pencegahan perilaku negatif di kalangan pelajar melalui program Satpol PP Purworejo Go To School.
Program tersebut kembali dilaksanakan di SMK YPP Purworejo, bertempat di ruang indoor sekolah, pada Jumat (30/1/2026), dan diikuti sekitar 100 siswa kelas X, XI, dan XII.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Siswantoro Dwi Nugroho, mengatakan bahwa program Go To School merupakan salah satu fokus utama Satpol PP karena menitikberatkan pada upaya pencegahan sejak dini, bukan hanya penindakan.
“Pencegahan harus terus kita gencarkan. Jangan sampai kita capek-capek melakukan penindakan, tetapi pencegahannya justru tidak dilakukan. Melalui sosialisasi seperti ini, kita masuk ke area remaja agar mereka memiliki karakter yang baik, melakukan kegiatan positif, dan terhindar dari aktivitas negatif,” ujarnya.
Siswantoro menjelaskan, sasaran program ini difokuskan pada pelajar SMA dan SMK, karena pada jenjang tersebut para siswa mulai memikirkan masa depan dan menentukan arah hidup mereka.
“Di tingkat SMA dan SMK, anak-anak sudah harus mulai berpikir mau menjadi apa ke depan. Mereka perlu memprediksi masa depan, bahkan hingga 10 tahun yang akan datang,” jelasnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, Satpol PP melibatkan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo sebagai narasumber tambahan. Hal ini menjadi pembaruan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya melibatkan internal Satpol PP.
“Kegiatan hari ini juga sesuatu yang baru, karena kami mengajak Dinas Tenaga Kerja untuk menyampaikan potensi-potensi pekerjaan yang bisa ditempuh oleh lulusan SMK. Harapannya, siswa sudah memiliki gambaran peluang kerja setelah lulus,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Kepala Satpol PP dan Damkar Purworejo, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Kabid Dakda), serta perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja.
Materi yang disampaikan meliputi pembentukan karakter, pencegahan perilaku menyimpang, serta informasi dunia kerja dan peluang karier bagi lulusan SMK.
Siswantoro menuturkan, kegiatan serupa direncanakan akan dilaksanakan secara rutin sekitar 3 hingga 4 kali dalam setahun, dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai dengan tema yang diangkat.
“Harapan kami, dengan kehadiran Satpol PP dan Dinas Tenaga Kerja, karakter anak-anak dapat terbentuk, kegiatan positif semakin berkembang, dan mereka sudah memiliki wacana serta tujuan yang jelas setelah lulus dari SMK,” pungkasnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







