Sosial

Perkuat Soliditas Kader, KOKAM Purworejo Gelar Kopdar di Bruno

45
×

Perkuat Soliditas Kader, KOKAM Purworejo Gelar Kopdar di Bruno

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai kegiatan
Foto bersama usai kegiatan

BRUNO, purworejo24.com — Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kasman Singodimedjo Marda Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan Kopi Darat (Kopdar) pada Ahad (25/1/2026), di Masjid Darul Arqom, Kamasan Kaliwungu, Kecamatan Bruno.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Diklatsar KOKAM Kabupaten Purworejo yang dilaksanakan pada Desember 2025.

Peserta Kopdar terdiri atas alumni Diklatsar KOKAM, pengurus organisasi otonom Muhammadiyah tingkat kabupaten, yakni PDPM, BikersMu, dan KOKAM, Pengurus PCM Bruno, PCPM Bruno, serta Takmir Masjid Darul Arqom.

Acara diawali dengan doa dan tasmi’ Al-Qur’an oleh Ustadz Sabda Bintang Pratama, yang membacakan Surat Ali Imran ayat 101–112.

Kegiatan dilanjutkan dengan kultum bertema “Ciri Pemuda Islam Ideal” yang disampaikan oleh Ustadz Fachri Al Faqih, menekankan pentingnya keimanan, akhlak mulia, dan komitmen pemuda dalam perjuangan sosial.

Ketua Panitia Diklatsar KOKAM, Fisun Fahnani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kopdar menjadi upaya menjaga kesinambungan dan soliditas gerakan KOKAM di Kabupaten Purworejo.

“Kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga eksistensi dan semangat KOKAM agar tetap berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua PDPM Kabupaten Purworejo, Ahmad Fadhol Arifin, S.Pd., menegaskan bahwa KOKAM menuntut mental yang kuat, disiplin, dan keteguhan hati.

Ia juga memaparkan sejumlah program PDPM sebagai wadah pembinaan dan pengembangan potensi pemuda Muhammadiyah.

Sementara itu, Ketua PCM Bruno, Muh. Mauludin, selaku tuan rumah, mengapresiasi semangat para peserta.

Ia menjelaskan bahwa tema kegiatan “Nyawiji, Greget Sengguh Ora Mingkuh” bermakna persatuan, semangat juang, kepercayaan diri, serta keteguhan dalam berkhidmat di Muhammadiyah.

Arahan dan motivasi disampaikan oleh Ketua PDM Kabupaten Purworejo, Drs. H. Pujdiono. Ia menekankan tiga prinsip utama bagi anggota KOKAM, yakni integritas, kompetensi, dan keikhlasan.

Menurutnya, pemuda Muhammadiyah tidak hanya dituntut kuat secara fisik, tetapi juga cerdas dan berwawasan luas.

Dalam kesempatan tersebut, Pujdiono juga mengungkapkan kebutuhan personel KOKAM di Purworejo masih sekitar 150 orang hingga 2027.

Saat ini, personel yang telah dilantik baru mencapai sekitar 50 orang.

Kegiatan ditutup dengan Forum Group Discussion (FGD) bagi anggota KOKAM yang telah dilantik, membahas perencanaan program kerja ke depan agar lebih terarah dan berdampak nyata bagi persyarikatan dan masyarakat.

Melalui Kopdar ini, KOKAM Kabupaten Purworejo diharapkan semakin solid dan siap menjadi garda terdepan dalam mengabdi kepada umat, persyarikatan, dan bangsa. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.