PURWOREJO, purworejo24.com – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Purworejo menggelar kegiatan sosial dan kemanusiaan melalui program Jumat Berkah, pada Jumat (10/4/2026).
Kepala Satpol PP Damkar Kabupaten Purworejo, Siswantoro Dwi Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan itu dilaksanakan sesuai kerja bakti pembersihan area bekas Plaza Purworejo. Aksi tersebut merupakan bagian dari program “Asri” yang diinisiasi bersama lintas instansi (Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan).
“Pagi tadi kami melaksanakan kegiatan bersama terkait program penataan lingkungan di bekas Plaza Purworejo. Setelah itu, dilanjutkan dengan kegiatan Jumat Berkah,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satpol PP Damkar melalui bidang Gakda (Penegakan Perda) menyalurkan bantuan sosial kepada warga di Panti Rehabilitasi Plandi, Desa Wangunrejo, Kecamatan Banyuurip.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, minyak goreng, sirup, biskuit, dan roti.
Sebanyak 22 personel terlibat dalam penyaluran bantuan tersebut.
Siswantoro berharap, bantuan yang diberikan dapat membantu operasional panti sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial.
“Selama ini, salah satu tugas kami adalah mengamankan orang dengan gangguan ketertiban (ODTP), baik di jalan maupun di rumah berdasarkan laporan masyarakat. Setelah diamankan, salah satu penanganannya adalah bekerja sama dengan panti rehabilitasi seperti di Plandi ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa program Jumat Berkah akan terus dilaksanakan secara rutin. Dana kegiatan berasal dari sumbangan sukarela para personel yang dikumpulkan setiap hari dan disalurkan secara berkala.
“Biasanya kami berbagi makanan kepada pedagang kaki lima yang legal, pengayuh becak, dan masyarakat lainnya. Namun kali ini ada inisiatif untuk berbagi dengan saudara-saudara kita di panti rehabilitasi,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Siswantoro juga ingin menumbuhkan rasa empati dan kepedulian anggota terhadap masyarakat, khususnya penyandang disabilitas mental.
“Kami berharap teman-teman bisa lebih memahami kondisi mereka, sehingga ketika menemukan di lapangan atau menerima laporan, bisa memperlakukan dengan lebih manusiawi,” pungkasnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







