Ekonomi

PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Siapkan Teknologi Membran Korea untuk Tingkatkan Kualitas Air Minum 2026

41
×

PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Siapkan Teknologi Membran Korea untuk Tingkatkan Kualitas Air Minum 2026

Sebarkan artikel ini
Penyediaan air minum dengan membran portable di kantor PDAM Tirta Perwitasari Purworejo
Penyediaan air minum dengan membran portable di kantor PDAM Tirta Perwitasari Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo menyiapkan sejumlah program strategis pada tahun 2026, salah satunya dengan memperkenalkan teknologi pengolahan air terbaru berbasis sistem membran asal Korea Selatan.

Direktur PDAM Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, S.T., M.Si, mengatakan bahwa teknologi membran ini berbeda dengan sistem pengolahan air konvensional karena mampu menyaring air hingga skala nano, sehingga menghasilkan air yang lebih higienis dan berkualitas tinggi.

Dengan sistem membran ini, kualitas air menjadi jauh lebih baik dan lebih higienis. Secara teknis, airnya sudah memenuhi standar air minum, namun untuk konsumsi langsung masih memerlukan perpipaan berbahan stainless steel,” jelas Hermawan, saat ditemui dikantornya, pada Rabu (7/1/2026).

Sebagai tahap awal, PDAM akan melakukan uji coba penerapan teknologi membran di wilayah Tuksongo. Kapasitas produksi air di kawasan tersebut ditargetkan meningkat dari semula 6 liter per detik menjadi sekitar 14–15 liter per detik.

Air dari sumur dangkal Tuksongo nantinya direncanakan melayani wilayah Purworejo bagian barat, meliputi Mranti, Lugosobo, hingga Seren.

Hermawan menambahkan, pihaknya telah melakukan studi banding ke sejumlah PDAM yang telah menerapkan teknologi serupa, di antaranya PDAM Surabaya, yang bahkan sudah mampu menyediakan air siap minum langsung dari kran.

Saat ini, air minum langsung baru tersedia di kantor PDAM dan ke depan akan dipasang di Kantor Bupati Purworejo dengan sistem membran portable. Untuk skala besar, kami siapkan sistem membran kolosal,” ungkapnya.

Persiapan penerapan teknologi ini dimulai awal 2026 dan ditargetkan pada pertengahan tahun sudah dapat diimplementasikan di wilayah Purworejo bagian barat.

Pengolahan air dengan sistem membran
Pengolahan air dengan sistem membran

Selain itu, PDAM juga merencanakan pengembangan jaringan layanan dari Grabag ke arah selatan, meliputi Roworejo, Bojong, dan Jatiwangun, sebagai upaya menyongsong pertumbuhan kawasan industri.

Selain pengembangan teknologi dan wilayah layanan, PDAM Tirta Perwitasari juga terus melakukan pergantian jaringan perpipaan lama guna mengurangi tingkat kebocoran air.

Pengembangan kawasan air siap minum akan dilakukan secara bertahap dengan membentuk kawasan-kawasan kecil sebagai proyek percontohan (pilot project).

Ke depan, kebutuhan air bersih dengan kualitas tinggi akan menjadi standar, termasuk untuk kawasan bandara dan wilayah berorientasi internasional. Karena itu, kami mulai dengan membangun embrio-embbrio kecil terlebih dahulu,” tambahnya.

Sebagai bentuk edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, PDAM juga meluncurkan program undian bagi pelanggan baru mulai 1 Januari 2026.

Program ini diperkenalkan saat kegiatan PDAM Bersholawat di Alun-alun Purworejo, beberapa waktu lalu dan pemenangnya akan diundi bertepatan dengan hari ulang tahun PDAM.

Program tersebut bertujuan mendorong masyarakat, khususnya pengguna air sumur, agar beralih ke air PDAM yang lebih aman untuk konsumsi. Pasalnya, banyak sumur warga yang berdekatan dengan septic tank sehingga berpotensi terkontaminasi bakteri E. coli yang dapat menyebabkan penyakit seperti diare, disentri, hingga kolera.

Tarif air tetap kami pertahankan, meskipun menggunakan teknologi membran. Penyesuaian tarif akan dilakukan secara bertahap dan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat,” tegas Hermawan.

Menurutnya, PDAM berkomitmen menjaga keseimbangan antara kualitas layanan, keterjangkauan harga bagi masyarakat, keberlanjutan perusahaan, serta kontribusi deviden bagi pemerintah daerah.

Tujuan kami bukan semata bisnis, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan air bersih berkualitas dengan harga yang wajar,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.