Kesehatan

Antrean Poliklinik Urologi RSUD dr. Tjitrowardojo Dikeluhkan Warga, Ini Penjelasan Manajemen

86
×

Antrean Poliklinik Urologi RSUD dr. Tjitrowardojo Dikeluhkan Warga, Ini Penjelasan Manajemen

Sebarkan artikel ini
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Keluhan masyarakat terkait lamanya antrean pelayanan kesehatan di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo mencuat melalui media sosial Facebook.

Dalam unggahan tersebut, seorang warga mengungkapkan rasa lelah dan stres akibat harus menunggu lama saat kontrol kesehatan di Poliklinik Urologi.

“Sangat melelahkan kontrol kesehatan atau berobat di RSUD. Praktik dokter jam 1, pasien sudah standby dari jam 11. Apakah begitu birokrasi-nya? Yang sakit dan sehat akan jadi stres untuk ngantri,” tulis akun tersebut.

Menanggapi keluhan yang viral pada 8 Januari 2026 itu, Manajemen RSUD dr. Tjitrowardojo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas masukan masyarakat.

Kritik tersebut dinilai sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas dan standar pelayanan kesehatan bagi warga Purworejo.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Tjitrowardojo, dr. Nunik Sulistyaningsih, M.Sc, menjelaskan bahwa antrean panjang terjadi akibat adanya penyesuaian jadwal layanan di Poliklinik Urologi.

Hal ini disebabkan dokter spesialis urologi harus menangani tiga tindakan operasi sejak pagi hari.

Kami memohon maaf atas waktu tunggu yang lebih lama dari biasanya. Tim medis harus memprioritaskan tindakan operasi di ruang bedah demi keselamatan pasien. Setelah tindakan selesai, dokter langsung menuju poliklinik untuk melayani pasien,” ungkapnya, pada Jumat (9/1/2026).

Sebagai upaya mengurangi dampak keterlambatan, manajemen RSUD telah memperpanjang waktu pendaftaran pasien hingga pukul 13.00 WIB. Namun, karena informasi tersebut belum tersosialisasi secara menyeluruh, banyak pasien yang tetap datang sejak pagi sehingga antrean tidak terhindarkan.

Tidak berhenti pada klarifikasi, RSUD dr. Tjitrowardojo terus melakukan pembenahan layanan secara nyata. Salah satunya melalui peningkatan layanan Farmasi dengan penerapan Sistem Resep Elektronik (e-Resep).

Dengan sistem ini, pasien tidak perlu lagi mengantre untuk menyerahkan resep, karena data resep langsung terkirim dari dokter ke instalasi farmasi.

Selain itu, untuk layanan obat kronis yang memerlukan verifikasi BPJS Kesehatan, RSUD saat ini tengah menyiapkan inovasi berupa bridging sistem atau integrasi data.

Kami sedang membangun interoperabilitas sistem agar data dari rumah sakit dapat langsung terbaca di sistem BPJS tanpa input ulang. Tujuannya agar pasien tidak perlu menunggu lama saat pengambilan obat,” tambah dr. Nunik.

Sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen peningkatan layanan, RSUD dr. Tjitrowardojo juga membuka kanal pengaduan langsung kepada manajemen melalui Layanan ‘Lapor Dir’ (Langsung ke Direktur) di nomor 0812-2994-3334, serta WhatsApp Pengaduan 0811-2569-00 yang dikelola langsung oleh jajaran direksi dan struktural rumah sakit.

Manajemen menegaskan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti maksimal dalam waktu 1 x 24 jam. RSUD dr. Tjitrowardojo mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan demi terwujudnya pelayanan publik yang semakin baik dan terpercaya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.