MAGELANG, purworejo24.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kinerja jalan provinsi, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah melalui Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Magelang meluncurkan program inovatif bertajuk BINA MARGA “SMAKIN NGOPENI”, yang merupakan singkatan dari Sinergi Meningkatkan Kinerja Jalan dengan Mengoptimalkan Pemeliharaan Rutin Jalan.
Program ini diinisiasi oleh Plt. Kepala BPJ Wilayah Magelang, Dewa Puji Santosa, ST, sebagai langkah konkret memperkuat sistem manajemen jalan berbasis data dan berorientasi pelayanan publik.
Dewa menegaskan bahwa pemeliharaan rutin jalan bukan hanya pekerjaan teknis, tetapi merupakan bagian penting dari manajemen aset publik yang berkelanjutan.
“Melalui pendekatan yang terencana, berbasis data, dan dilakukan secara berkala, kerusakan kecil bisa dicegah sebelum berkembang menjadi kerusakan berat yang membutuhkan biaya besar,” jelasnya, pada Sabtu (8/11/2025).
BPJ Wilayah Magelang sendiri memiliki wilayah kerja yang meliputi Kabupaten Magelang, Purworejo, dan Kebumen, dengan total panjang jalan provinsi mencapai 260,13 kilometer.
Melalui program ini, Dewa berharap tercipta reformasi internal organisasi menuju layanan publik yang lebih responsif dan berkinerja tinggi.
Tujuan utama program “SMAKIN NGOPENI” adalah meningkatkan kualitas hasil pemeliharaan rutin jalan secara terintegrasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring berbasis data.
Dengan langkah ini, kegiatan pemeliharaan rutin diharapkan menjadi upaya preventif untuk mencegah kerusakan berat dan menjaga keamanan serta kenyamanan pengguna jalan.
Sebagai langkah awal, BPJ Wilayah Magelang menyusun rencana anggaran pemeliharaan rutin jalan tahun 2026 berdasarkan tingkat kerusakan yang diperoleh dari sistem PKRMS (Provincial/Kabupaten Road Management System).
Targetnya, kondisi jalan mantap sebesar 94 persen pada akhir tahun 2025 dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan di tahun 2026.
Untuk menguji efektivitas program ini, BPJ Magelang melakukan uji coba lapangan dengan mengerahkan berbagai peralatan berat seperti cold milling machine, asphalt finisher, tandem roller, dan pneumatic tired roller di dua ruas jalan provinsi, yaitu Temanggung–Bulu dan Kemiri–Kepil.
Terobosan “SMAKIN NGOPENI” tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga menyentuh tata kelola, budaya kerja, dan orientasi pelayanan publik di lingkungan BPJ Wilayah Magelang.
Program ini mengedepankan pendekatan Penthahelix, yakni pelibatan lima unsur penting — pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, dan media massa — untuk meningkatkan efektivitas serta kepuasan masyarakat terhadap pelayanan jalan.
Secara keseluruhan, program ini menegaskan bahwa pemeliharaan rutin jalan merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan infrastruktur transportasi.
Jalan yang terawat baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Dengan sinergi dan komitmen yang kuat, BINA MARGA “SMAKIN NGOPENI” diharapkan menjadi model inovatif dalam pengelolaan infrastruktur jalan yang berkelanjutan dan berorientasi pelayanan publik di Jawa Tengah. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








