Transportasi

Stasiun Kutoarjo Jadi Stasiun Terpadat Kedua di Daop 5 Purwokerto Sepanjang September 2025

58
×

Stasiun Kutoarjo Jadi Stasiun Terpadat Kedua di Daop 5 Purwokerto Sepanjang September 2025

Sebarkan artikel ini
Stasiun kutoarjo
Stasiun kutoarjo

KUTOARJO, purworejo24.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto mencatat kinerja pelayanan yang positif sepanjang September 2025. Tercatat sebanyak 331 ribu penumpang berangkat dan 327 ribu penumpang tiba di wilayah kerja Daop 5 selama periode tersebut.

Menariknya, Stasiun Kutoarjo berhasil menempati posisi kedua sebagai stasiun terpadat di wilayah kerja Daop 5, baik dari sisi keberangkatan maupun kedatangan penumpang. Posisi ini menegaskan peran Kutoarjo sebagai simpul transportasi penting di selatan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sesuai data pada September 2025 Penumpang Naik:
• Purwokerto – 130.482 penumpang
• Kutoarjo – 41.937 penumpang
• Kroya – 37.731 penumpang
• Kebumen – 25.209 penumpang
• Gombong – 18.012 penumpang
Penumpang Tiba:
• Purwokerto – 131.309 penumpang
• Kutoarjo – 43.864 penumpang
• Kroya – 37.186 penumpang
• Kebumen – 24.267 penumpang
• Gombong – 18.073 penumpang

Dengan posisi tersebut, Stasiun Kutoarjo konsisten menjadi titik pergerakan masyarakat yang menghubungkan kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, hingga Surabaya.

Pelaksana Harian Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Imanuel Setya Budi Harwanto, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan buah kerja keras seluruh tim KAI, sejalan dengan tema HUT ke-80 KAI: “Semakin Melayani.”

Stasiun Kutoarjo menjadi titik penting dalam pergerakan penumpang. Capaian ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semangat Semakin Melayani kami terjemahkan dalam kualitas operasional, ketepatan waktu, dan kenyamanan pelanggan,” ujarnya.

Sepanjang September, On Time Performance (OTP) keberangkatan mencapai 100%, sementara OTP kedatangan tercatat 99,63%, menunjukkan konsistensi KAI dalam menjaga keandalan layanan transportasi kereta api.

Selain berkontribusi dalam kelancaran transportasi, tingginya mobilitas penumpang di Stasiun Kutoarjo juga memberi dampak positif terhadap ekonomi masyarakat sekitar.

Peningkatan penumpang berarti meningkat pula aktivitas ekonomi warga. Mulai dari warung makan, pedagang kaki lima, ojek, becak, hingga penginapan—semuanya merasakan manfaat langsung. Ini contoh nyata bagaimana layanan kereta api mendukung ekonomi kerakyatan,” terang Imanuel.

Dengan kinerja operasional yang terjaga dan jumlah penumpang yang terus meningkat, PT KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan transportasi yang andal, aman, nyaman, serta berdampak luas bagi masyarakat.

Stasiun Kutoarjo sebagai simpul strategis di selatan Jawa Tengah diharapkan terus berkembang, sejalan dengan semangat KAI untuk “Semakin Melayani.” (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.