Kuliner

Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, Bidlabfor Polda Jateng Turun Tangan Periksa Dapur Purwosari

74
×

Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG, Bidlabfor Polda Jateng Turun Tangan Periksa Dapur Purwosari

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan dari Polres Purworejo bersama Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jateng turun langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Purwosari, Kecamatan Purwodadi, pada Jumat (3/10/2025) malam
Tim gabungan dari Polres Purworejo bersama Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jateng turun langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Purwosari, Kecamatan Purwodadi, pada Jumat (3/10/2025) malam

PURWODADI, purworejo24.com – Kasus dugaan keracunan massal yang dialami ratusan siswa di Purworejo, Jawa Tengah, kini memasuki tahap penyelidikan lebih lanjut.

Tim gabungan dari Polres Purworejo bersama Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jateng turun langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Purwosari, Kecamatan Purwodadi, pada Jumat (3/10/2025) malam.

Kepala Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (KSPPI) sekaligus penanggung jawab dapur MBG Purwosari, Yuda Sandi Pratama, mengungkapkan bahwa petugas memeriksa seluruh ruangan dapur dan mengambil sampel berbagai menu yang disajikan pada pagi hari sebelum kejadian.

Semua menu diambil sampelnya, mulai dari ayam teriyaki, tahu tempe goreng, air minum, hingga sayuran selada. Semua ruangan juga diperiksa, mulai dari gudang basah, gudang kering, ruang produksi, racikan, hingga pemorsian dan pencucian peralatan,” jelas Yuda usai menjalani pemeriksaan.

Yuda mengaku telah memberikan keterangan lengkap kepada penyidik terkait seluruh alur pengolahan makanan, mulai dari bahan masuk, proses memasak, hingga distribusi. Ia berharap hasil investigasi dapat segera keluar agar penyebab kejadian ini cepat diketahui.

Kalau memang ada kesalahan dari pihak kami, saya secara pribadi dan atas nama SPPG Purwosari meminta maaf sebesar-besarnya. Kami siap mengevaluasi dan memperbaiki agar program MBG bisa berjalan lebih baik lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Satgas MBG Kabupaten Purworejo, dr Tolkha, menjelaskan bahwa hingga saat ini tercatat 127 siswa yang mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi menu MBG. Dari jumlah tersebut, 104 siswa menjalani rawat jalan, sementara sisanya harus mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan.

Per Jumat malam, kondisi terakhir yang masih dirawat berjumlah 23 siswa. Rinciannya, 2 siswa di Puskesmas Bubutan, 8 di Puskesmas Bragolan, 1 di Puskesmas Ngombol, 5 di RSUD Tjitrowardojo, 6 di RS Tjokronegoro, dan 1 di RS Panti Waluyo,” terangnya.

Kasus dugaan keracunan massal ini mendapat perhatian serius berbagai pihak, mengingat program MBG merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan gizi anak sekolah.

Hasil uji laboratorium dari Bidlabfor Polda Jateng nantinya akan menjadi kunci untuk mengetahui sumber penyebab keracunan massal tersebut. (P24/red)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.