PURWOREJO, purworejo24.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, S.STP., MM, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa dugaan keracunan yang terjadi di Sentra Pemenuhan Pangan Gizi (SPPG) Purwosari, yang melayani sejumlah sekolah di Kecamatan Purwodadi, termasuk SMP Negeri 8 Purworejo.
Yudhie menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo bersama Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) telah bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut.
“Sebelumnya Satgas MBG sudah menjadwalkan rapat dan peninjauan ke lapangan, namun justru terjadi dugaan keracunan. Maka pada hari itu juga kami langsung melakukan kunjungan evaluasi ke SPPG, sekolah, dan puskesmas untuk melihat situasi dan kondisi secara langsung,” ujarnya, pada Senin (6/10/2025).
Menurutnya, langkah-langkah evaluasi dilakukan secara maraton. Pada sore harinya, digelar rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Purworejo, bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait.
Kemudian pada Sabtu (4/10/2025), dilanjutkan koordinasi bersama seluruh SPPG dan penyedia layanan MBG dari wilayah Purworejo maupun Yogyakarta.
“Tujuannya adalah memastikan agar kejadian seperti kemarin tidak terulang lagi di Kabupaten Purworejo. Semua SPPG yang terlibat dalam program MBG diminta bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Pemkab Purworejo melalui Satgas MBG juga siap mengawasi agar layanan MBG berjalan baik, bergizi, dan tanpa efek negatif,” tegas Yudhie.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sekolah penerima manfaat program MBG juga memiliki peran penting dalam memastikan kelayakan makanan yang diterima.
“Kami sudah menginstruksikan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat agar memastikan makanan yang diterima dalam kondisi baik. Sebagaimana orang tua kepada anak, kita harus yakin makanan yang diberikan aman dan layak dikonsumsi,” jelasnya.
Yudhie juga mengimbau sekolah agar memperhatikan kebersihan dan higienitas, mulai dari tempat penyimpanan makanan, kebersihan peralatan makan, hingga perilaku siswa saat makan.
“Pastikan anak-anak mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, menggunakan sendok makan yang bersih, serta menyiapkan tempat makan yang higienis. Semua itu bagian dari upaya menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak,” tutupnya. (P24/red)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








