Pendidikan

Ratusan Sekolah di Purworejo Terima Bantuan Interactive Flat Panel untuk Percepatan Digitalisasi Pembelajaran

119
×

Ratusan Sekolah di Purworejo Terima Bantuan Interactive Flat Panel untuk Percepatan Digitalisasi Pembelajaran

Sebarkan artikel ini
Kabid Perizinan Sarpras Dindikbud Purworejo, Sigit Supriyanto
Kabid Perizinan Sarpras Dindikbud Purworejo, Sigit Supriyanto

PURWOREJO, purworejo24.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo memastikan ratusan satuan pendidikan di wilayahnya akan segera menerima bantuan sarana digitalisasi pembelajaran berupa Interactive Flat Panel (IFP) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Bantuan ini diberikan dalam rangka pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Digitalisasi Pembelajaran.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Perizinan Sarpras Dindikbud Purworejo, Sigit Supriyanto, menindaklanjuti surat resmi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah dengan Nomor 1916/C3/DM.00.03/2025 yang ditandatangani Direktur Sekolah Dasar, Moch. Salim Shomad.

Bantuan ini merupakan dukungan program digitalisasi pembelajaran tahun 2025. Setiap sekolah penerima akan mendapatkan satu unit Interactive Flat Panel beserta kelengkapannya, tanpa dipungut biaya apapun, termasuk pada proses penerimaan, instalasi, hingga pelatihan penggunaan,” jelas Sigit, saat ditemui dikantornya, pada Kamis (25/9/2025).

Menurut data sementara, jumlah penerima bantuan di Kabupaten Purworejo mencapai sekitar 750an satuan pendidikan, terdiri dari 172 PAUD dan 489 SD. Untuk tingkat SMP ada 43 SMP Negeri dan SMP swasta lainya dan jumlah penerima masih dalam proses pendataan, namun diharapkan seluruh SMP negeri maupun swasta dapat terfasilitasi.

Jadi nanti semua PAUD, SD, dan SMP itu akan mendapatkan satu unit IFP. Barang dikirim langsung dari kementerian ke masing-masing sekolah, dengan ukuran layar 72 inci, bisa touchscreen, terkoneksi internet, serta mampu menyimpan file. Ini tentu akan sangat menunjang optimalisasi pembelajaran di sekolah,” tambahnya.

Dindikbud Purworejo mengimbau setiap satuan pendidikan penerima agar mematuhi prosedur penerimaan barang sesuai petunjuk teknis dari tim kementerian. Sekolah juga diminta melakukan pengamanan dan pemeliharaan yang baik agar perangkat dapat digunakan jangka panjang.

Lebih lanjut, ia menyebut keberadaan IFP sangat relevan dengan arah pengembangan pembelajaran modern, termasuk mendukung program koding dan kecerdasan buatan (AI) yang kini mulai diperkenalkan di sekolah.

Dengan adanya layar interaktif ini, diharapkan pembelajaran menjadi lebih mudah, sesuai perkembangan teknologi, dan mampu membekali peserta didik menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.