Politik

Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji, Diskusi Publik Purworejo Soroti Janji Politik Yuli- Dion

200
×

Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji, Diskusi Publik Purworejo Soroti Janji Politik Yuli- Dion

Sebarkan artikel ini
Saat diskusi berlangsung
Saat diskusi berlangsung

 

 

PURWOREJO, purworejo24.com — Sejauh mana janji politik Yuli Dion bagi masyarakat Purworejo kembali menjadi sorotan dalam sebuah diskusi publik yang digelar di Kedai Berkah 52 Plaosan, pada Minggu (8/9/2025) lalu.

Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh masyarakat serta warga lintas generasi, yang membedah isu seputar kesehatan, ekonomi, hingga kebudayaan.

Tokoh masyarakat, Lukas Eko Sukoco menegaskan bahwa akses layanan kesehatan gratis masih menjadi kebutuhan vital, khususnya bagi masyarakat kelas bawah.

Ia menilai program BPJS dan layanan kesehatan gratis merupakan langkah positif, namun belum tersosialisasi dengan baik.

Secara nasional, kesehatan gratis adalah hal positif, bisa memantik generasi muda untuk berdiskusi dan mencari solusi. Tapi di Purworejo sosialisasi masih minim, bahkan banyak warga belum tahu hak mereka. Yuli Dion itu sosok baik, hanya saja lingkaran di sekitarnya harus memberi masukan dari berbagai sudut pandang agar kebijakan tidak melenceng dari kebutuhan rakyat,” ujarnya.

Dari sektor ekonomi, Agus Kumis menyoroti rendahnya harga gabah yang diterima petani.

Menurutnya, harga resmi Rp6.500 per kilogram belum sesuai kenyataan di lapangan, di mana petani hanya menerima Rp5.000–Rp5.500.

Padahal Purworejo ini lumbung padi Jawa Selatan, produksinya bisa 1.000 ton gabah per musim tanam. Kalau jalur komunikasi dengan pemerintah tertutup, petani yang seharusnya sejahtera justru jadi korban,” tegasnya.

Sementara itu, dari sisi kebudayaan, Mahestya Andi  Sanjaya menilai program Adibudaya harus menjadi wadah nyata aspirasi rakyat, bukan sekadar seremoni.

Menurutnya, kebudayaan bisa menjadi ruang penting untuk menyuarakan beragam persoalan, mulai dari kesehatan, ekonomi, hingga masalah sosial lainnya.

Forum diskusi itu akhirnya menyepakati satu hal yaitu janji politik harus diwujudkan dalam bentuk nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

Jangan hanya berhenti di panggung politik. Rakyat butuh bukti, bukan sekadar janji,” demikian kesimpulan forum. (P24/red)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.