Hukum

Polres Purworejo Amankan Puluhan Warga dalam Aksi Unjuk Rasa, Empat Ditetapkan Tersangka

259
×

Polres Purworejo Amankan Puluhan Warga dalam Aksi Unjuk Rasa, Empat Ditetapkan Tersangka

Sebarkan artikel ini
Saat dilakukan pembinaan
Saat dilakukan pembinaan

PURWOREJO, purworejo24.com – Kepolisian Resor (Polres) Purworejo berhasil mengamankan puluhan warga yang terlibat maupun diduga akan ikut serta dalam aksi unjuk rasa di wilayah Purworejo dan Kutoarjo pada akhir pekan hingga awal pekan ini.

Dari hasil operasi pengamanan, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait perusakan fasilitas kepolisian.

Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, menjelaskan bahwa penindakan dilakukan sejak Minggu (31/8/2025) dini hari hingga Senin (1/9/2025). Dalam operasi itu, polisi mengamankan total 68 orang. Dari jumlah tersebut, empat orang ditetapkan sebagai tersangka, sementara 12 lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif sebagai saksi.

Sisanya sebanyak 52 orang kami lakukan pembinaan, karena rata-rata masih di bawah umur. Sebagian besar anak-anak setingkat SMA. Mereka dipulangkan dengan menghadirkan orang tua masing-masing serta didampingi UPT PPA Purworejo untuk diberikan penyuluhan agar tidak lagi melakukan tindakan anarkis,” ungkap Kapolres saat konferensi pers di Mapolres Purworejo, pada Selasa (2/9/2025).

Peristiwa ricuh bermula pada Minggu dini hari di kawasan Kutoarjo, ketika sekelompok warga melakukan perusakan terhadap Markas Kompi Brimob dan Pos Polisi Lalu Lintas (Polantas). Aparat segera bertindak cepat dan mengamankan 16 orang yang terlibat.

Dari 16 yang diamankan, empat orang telah kami tetapkan sebagai tersangka. Dua di antaranya masih anak-anak, sementara dua lainnya sudah dewasa. Mereka ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melakukan perusakan fasilitas kepolisian,” jelas AKBP Andry.

Barang bukti yang diamankan dalam insiden tersebut antara lain ketapel, batu, serta sejumlah benda yang diduga disiapkan untuk melakukan aksi anarkis. Polisi juga mendapati para pelaku tidak melengkapi kendaraan bermotor yang mereka gunakan.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya berupaya menempuh langkah persuasif, terutama bagi anak-anak yang masih berstatus pelajar. Mereka yang terbukti ikut berkumpul dan hendak terprovokasi untuk melakukan aksi diarahkan kembali ke orang tua dengan pesan edukasi.

Kami menghimbau agar para orang tua lebih meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya. Jangan sampai mereka terprovokasi oleh selebaran atau informasi yang tidak jelas kebenarannya, yang mengajak untuk melakukan aksi anarkis,” tegas Kapolres.

Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano
Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano

Situasi di Kabupaten Purworejo sendiri saat ini terpantau kondusif. Meski demikian, aparat gabungan dari Polri dan TNI tetap disiagakan di beberapa titik strategis, termasuk di gedung DPRD Kabupaten Purworejo.

Untuk antisipasi, kami menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Saat ini pasukan kami standby, terdiri dari satu kompi Batalyon 412, dua batalion Dalmas, serta satu kompi tambahan dari Polres Purworejo dan dua pleton Dalmas,” kata Kapolres menegaskan kesiapan jajarannya.

Dengan langkah tegas sekaligus pembinaan terhadap pelajar yang terlibat, Polres Purworejo berharap tidak ada lagi aksi serupa yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kami siap menjaga keamanan masyarakat Purworejo, sekaligus memastikan anak-anak kita tidak salah arah,” pungkas AKBP Andry. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.