Lingkungan Hidup

Tiga Dusun di Desa Ngadirejo Adu Cantik Sambut HUT RI ke-80

81
×

Tiga Dusun di Desa Ngadirejo Adu Cantik Sambut HUT RI ke-80

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai penilaian kampung cantik di Desa Ngadirejo
Foto bersama usai penilaian kampung cantik di Desa Ngadirejo

KALIGESING, purworejo24.com – Suasana berbeda menyelimuti Desa Ngadirejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo.

Tiga dusun di desa ini yakni Kalimanggis, Kembangsoka, dan Ngadiboyo, berlomba-lomba jadi yang paling kece dalam Lomba Kampung Cantik, menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Bukan sekadar hias-hias kampung biasa, warga menunjukkan semangat gotong royong, kreativitas, dan kepedulian lingkungan.

Mulai dari pemasangan bendera merah putih di tiap rumah, umbul-umbul warna-warni, hingga jalanan yang bersih dan rapi, semua dikerjakan bersama demi kampung yang indah dan penuh makna kemerdekaan.

Kepala Desa Ngadirejo, Agus Muzamil, menyampaikan bahwa lomba ini bukan hanya bentuk syukur atas nikmat kemerdekaan, tetapi juga menjadi ajang edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Ini bukan soal menang-kalah, tapi bagaimana kita merayakan kemerdekaan dengan penuh makna. Kita jaga lingkungan, kita promosikan potensi wisata dan ekonomi kreatif lokal. Jadi, semuanya bisa merasakan manfaatnya,” kata Agus saat mendampingi tim juri menilai kampung, pada Rabu (13/08/2025).

Tahun ini, lomba mengangkat tema besar “Bersih, Sehat, dan Berdaya”.

Tak hanya dekorasi, setiap dusun juga menunjukkan pengelolaan sampah rumah tangga, upaya pengurangan plastik, serta kreativitas daur ulang seperti pemanfaatan besek (wadah bambu) yang ramah lingkungan.

Masing-masing dusun menampilkan keunggulannya yaitu Dusun Kalimanggis dengan andalan di budidaya lele, ayam kampung, kuliner khas, sumber mata air kemasan, dan destinasi hits Pantuk Hill. Kemudiam Dusun Kembangsoka dengan memiliki UMKM aktif, peternakan kambing perah dan domba, serta homestay nyaman untuk wisatawan. Sedangkan Dusun Ngadiboyo dikenal dengan kerajinan besek, produksi gula aren, homestay unik, serta panorama indah dari Bukit Sowaroe.

Penilaian dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas Pariwisata dan Olahraga Purworejo, Dinas Lingkungan Hidup, Puskesmas Kaligesing, dan Dewan Pariwisata Nusantara (Dewisnu).

Hadiah yang diperebutkan juga bukan main-main yaitu Rp30 juta untuk juara satu, Rp20 juta untuk juara dua, dan Rp10 juta untuk juara tiga, semuanya untuk mendukung pengembangan wisata dusun.

Perwakilan juri dari Dewisnu, Adi Kurnia Putra, mengaku kagum dengan semangat warga di Desa Ngadirejo.

Potensinya luar biasa. Harapannya ini tidak berhenti di lomba saja, tapi bisa menjadi gerakan berkelanjutan untuk pengembangan desa,” tuturnya.

Sementara itu, warga menyambut lomba ini dengan antusias. Salah satunya Umi, kader PKK dari Dusun Ngadiboyo.

Lombanya bikin kampung rame. Kita jadi kompak, kerja bareng, bersih-bersih bareng. Menang atau nggak, yang penting guyup dan rukun,” ujarnya sambil tersenyum.

Tak hanya Lomba Kampung Cantik, Desa Ngadirejo juga menggelar berbagai lomba rakyat seru seperti mancing mania, panjat pinang, balap karung, hingga lomba anak-anak.

Sebagai puncaknya, seluruh warga diajak ikut upacara bendera pada 17 Agustus 2025, menyatukan semangat dalam merah putih. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.