Info Jalan

Pasca Kecelakaan Maut di Kalijambe, Muhaimin Desak Pemprov Bangun Jalur Penyelamat

600
×

Pasca Kecelakaan Maut di Kalijambe, Muhaimin Desak Pemprov Bangun Jalur Penyelamat

Sebarkan artikel ini
Lokasi kejadian lakalantas di Jalan Purworejo- Magelang
Lokasi kejadian lakalantas di Jalan Purworejo- Magelang

 

PURWOREEJO, purworejo24.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Muhaimin, mendesak Pemerintah Provinsi segera membangun jalur penyelamat di ruas jalan menurun tajam Kalijambe, Kecamatan Bener. Desakan ini menyusul kecelakaan tragis yang kembali terjadi di titik tersebut dan menelan korban jiwa.

Kalijambe ini bukan sekadar jalur penghubung antarkabupaten. Ini jalur ekstrem yang sudah berkali-kali memakan korban. Jika tidak segera dibangun jalur penyelamat, maka kita sedang membiarkan nyawa warga terus dipertaruhkan,” kata Muhaimin di sela – sela MUSPIMWIL V PKB Jateng, pada Sabtu (10/05/2024).

Muhaimin menjelaskan, bahwa kontur jalan yang menurun panjang dari arah utara menuju selatan sangat rawan bagi kendaraan berat yang mengalami gangguan rem. Jalur tersebut telah lama masuk kategori zona merah kecelakaan di Purworejo, namun hingga kini belum memiliki jalur penyelamat (escape ramp) yang memadai.

Diungkapkan, tak lama setelah kejadian, Muhaimin langsung menghubungi Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah, Hj. Nur Sa’adah, yang juga berasal dari Fraksi PKB. Dalam pembicaraan tersebut, dirinya meminta agar pembangunan jalur penyelamat Kalijambe diprioritaskan dalam skema pembangunan infrastruktur wilayah Jawa Tengah bagian selatan.

Saya langsung komunikasi dengan Bu Nur Sa’adah. Beliau responsif dan memahami kondisi lapangan. Saya minta ini jadi prioritas, karena terlalu banyak korban yang jatuh di jalur ini,” ungkap Muhaimin.

Selain itu, Muhaimin juga menyampaikan bahwa dirinya akan memperjuangkan alokasi anggaran di APBD Perubahan maupun RAPBD 2026 untuk pembangunan jalur penyelamat, perbaikan rambu lalu lintas, dan penerangan jalan.

Setiap kejadian selalu ditangisi, tapi tidak ditindaklanjuti dengan solusi permanen. Ini bukan sekadar kecelakaan biasa. Ini titik darurat yang harus segera ditangani lintas sektor-Dinas Bina Marga, Dishub, hingga Balai Jalan Nasional,” tegasnya.

Sementara, sebagaimana diketahui, jalur Kalijambe dalam beberapa tahun terakhir telah mencatat sejumlah insiden maut, terutama yang melibatkan kendaraan pengangkut berat. Kondisi jalan menurun dan sempit, minimnya jalur pelambatan, serta tidak adanya escape ramp menjadi kombinasi risiko yang mematikan.

Dengan begitu, Muhaimin berharap Pemprov Jateng, bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo dan pemerintah pusat, segera bergerak cepat membentuk satuan kerja gabungan untuk menangani persoalan ini.

Ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, ini soal tanggung jawab menyelamatkan nyawa rakyat,” pungkasnya. (P24/han) 


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.