PURWOREJO, purworejo24.com – Kabar gembira bagi warga masyarakat di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang membutuhkan bahan pangan dengan harga terjangkau dan kwalitas yang baik, bisa hadir dalam acara Penyaluran Subsidi Pangan yang akan dilaksanakan di halaman kantor Kecamatan Loano dan halaman kantor Kecamatan Purworejo, pada Kamis (6/3/2025) esok.
Cukup dengan membawa foto copy KTP atau KTP biasa, warga bisa mendapatkan bahan pangan yang dibutuhkan, seperti beras, minyak goreng dan cabe rawit.
Kabid Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Tri Astuti .A, mengatakan, program Penyaluran Subsidi Pangan di bulan Ramadan ini dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah yang bekerjasama dengan PT Jateng Agro Berdikari (JATB)
“Dibulan Ramadan ini kita ada kegiatan terkait dengan penyediaan bahan pangan ke konsumen yaitu kita ada kegiatan Subsidi Harga Pangan. Kegiatan itu digelar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Loano dan Kecamatan Purworejo dan dilaksanakan besok diwaktu yang sama pada Kamis (6/3/2025) dihalaman kantor dua kecamatan tersebut,” kata Tri Astuti, kepada purworejo24.com, pada Rabu (5/3/2025) pagi.
Disebutkan, komoditas yang dijual di kegiatan itu diantaranya ada beras yang masing- masing kecamatan mendapatkan kuota 5 ton, kemudian minyak goreng masing – masing kecamatan mendapatkan kuota 1.000 liter, dan cabe rawit masing masing kecamatan mendapatkan kuota 125 kg.
Untuk beras dijual dengan harga 11 ribu/kg dengan kemasan 5 kg, lalu untuk minyak goreng (minyak kita) dengan harga 14 ribu/liter, dan cabe dengan harga15 ribu /200 gram.
Dari laporan harga yang terjadi saat ini, seauai dengan laporan harga harian harga komoditas pangan saat ini masih tinggi utamanya untuk komoditas beras, minyak dan cabe rawit, sehingga tiga komoditas itu yang diintervensi oleh Provinsi Jawa Tengah.
“Untuk pembelianya itu untuk masyarakat umum, silahkan tidak hanya di wilayah kecamatan yang ketempatan tapi dari kecamatan lain boleh asalkan masih ber KTP Purworejo dan pembelianya dibatasi masing- masing orang untuk beras maksimal 2 sak atau 10 kg, minyak goreng maksimal 2 liter,” jelasnya.
Selain Penyaluran Subsidi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo juga ada program Subsidi Harga Pangan Sumber Energi yang dilaksanakan selama 12 bulan dengan jumlah penerima masing- masing 100 orang untuk tiga desa di Kabupaten Purworejo yaitu Desa Mudalrejo Kecamatan Loano, Desa Kaliharjo Kecanatan Kaligesing dan Desa Donorejo Kecamatan Kaligesing.
Adapun barang yang disubsidi adalaah paket senilai Rp. 170.000, dengan Subsidi Rp. 140.000,- per KK per bulan sehingga warga hanya membayar Rp. 30.000,-.
Paket pangan tersebut dikemas dalam goodie bag yang mencantumkan keterangan subsidi dan tidak untuk diperjual belikan yang terdiri dari 1 kemasan daging ayam frozen dengan berat 0,8 – 1 kg; 3 kemasan eggtray isi 10 butir telur dengan berat + 2 kg; dan 1 kemasan produk olahan ikan dengan berat 200 gr.
“Kita juga ada partisipasi di kegiatan Bupati Moro Tandang di 16 kecamatan yang akan dimulai besok. Ini kolaborasi dari dari pertanian, PDAU dan Dinas KUKMP yang leading sektornya ada di Bidang Perekonomian Setda Purworejo. Semacam bazar tapi tidak ada subsidi harganya. Untuk lokasi kami masih menunggu jadwal kegiatannya,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo juga telah secara rutin disetiap hari jumat membuka program Rumah Pangan Kita dengan menjual hasil produk pertanian dengan melibatkan Kelompok Tani, Gapoktan dan KWT yang sudah dimulai sejak Desember 2023 lalu.
“Harapanya bisa meningkatkan daya beli masyarakat di Kabupaten Purworejo, dengan kita bisa menyediakan produk dengan harga yang terjangkau dan berkwalitas,” ujarnya.
Ditambahkan, untuk ketersediaan pangan utamanya beras di Kabupaten Purworejo aebenarnya relatif masih aman bahkan surplus dengan produksi Gabah Kering Tani sejumlah 389.797 ton GKT di tani. Sedangkan untuk konsumsi beras masyarakat Purworejo ada sebanyak 78,9 kg perkapita pertahun atau untuk 788.265 orang yang tinggal di Kabupaten Purworejo.
“Adapun kebutuhan konsumsi beras sesuai data yang ada di Kabupaten ada sebanyak 62.194 ton,” pungkasnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








