Religi

Muskerancab I PAC GP Ansor Purworejo, Gus Chamid Tegaskan Ber-Ansor adalah Ibadahnya Anak Muda

169
×

Muskerancab I PAC GP Ansor Purworejo, Gus Chamid Tegaskan Ber-Ansor adalah Ibadahnya Anak Muda

Sebarkan artikel ini
Suasana kegiatan Musyawarah Kerja Anak Cabang (Muskerancab) pertama, di pendopo Kecamatan Purworejo, pada Minggu (23/2/2025).
Suasana kegiatan Musyawarah Kerja Anak Cabang (Muskerancab) pertama, di pendopo Kecamatan Purworejo, pada Minggu (23/2/2025).

PURWOREJO, purworejo24.com – Di tengah hujan yang mengguyur kota dan udara yang dingin, semangat kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Purworejo tetap membara. Bertempat di Pendopo Kecamatan Purworejo, Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor menggelar Musyawarah Kerja Anak Cabang (Muskerancab) pertama, yang menghadirkan 44 program kerja strategis. Program-program ini bukan sekadar wacana, tetapi ikhtiar nyata untuk membangun pemuda dan menghadirkan peran aktif di masyarakat.

Muskerancab dengan mengusung tema “Ansor Masa Depan Bisa” itu dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo KH. Khabib Anwar, Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Purworejo HM. Tashilul Manasik, Wakasatkorcab Banser Kabupaten Purworejo H. Wahyudi, serta K. Pardiono dari MWC NU Purworejo.

Kehadiran para tokoh tersebut semakin memperkuat optimisme bahwa GP Ansor Kecamatan Purworejo siap menjalankan program kerja dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Gus Chamid selaku Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Purworejo menegaskan bahwa ber-Ansor adalah ibadah yang harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan bahwa tiga tahun ke depan pembangunan organisasi harus dimulai dari tingkat Ranting, dengan Departemen PAC sebagai elemen teknis utama.

Saya sebagai ketua PAC bukanlah apa-apa tanpa seluruh sahabat ini. Pesan saya, tetaplah menyala dalam khidmah ibadah ini,” pesan Gus Chamid, di acara Muskerancab, pada Minggu (23/2/2025).

Lebih lanjut, Gus Chamid juga menegaskan bahwa program kerja yang telah dirumuskan harus benar-benar diimplementasikan untuk memberdayakan pemuda dan membawa manfaat bagi masyarakat. Ia juga melaporkan bahwa GP Ansor Kecamatan Purworejo telah menjalin komunikasi dengan pemerintah setempat.

Pemerintah sudah siap, tinggal kita bagaimana. Saya kira kita juga sangat siap, dan Ansor pasti bisa!,” ujarnya.

Sementara itu, K. Pardiono, perwakilan MWC NU Kecamatan Purworejo, turut memberikan apresiasi kepada para kader. Ia mengingatkan bahwa janji harus diwujudkan dalam tindakan.

GP Ansor betul-betul menjadi lembaga kaderisasi NU. Dulu kami tahun 1987 berkhidmat di Ansor, hari ini kami di NU. Ini harus diteruskan,” katanya, menghubungkan peran Ansor dengan perjalanan panjang kaderisasi di tubuh NU.

Di tengah derasnya hujan, suasana di dalam pendopo justru semakin hangat ketika KH. Khabib Anwar, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Purworejo, memberikan pesan bermakna. Ia memaknai hujan sebagai pertanda baik.

Hujan, dalam bahasa Jawa, udan. Dalam bahasa Arab, hudan, yang berarti petunjuk,” ujarnya.

KH. Khabib Anwar menegaskan bahwa PAC GP Ansor Kecamatan Purworejo harus menjadi barometer Ansor di tingkat kabupaten. Ia mengingatkan empat karakter utama yang harus dimiliki setiap kader GP Ansor diantaranya Kepemudaan yaitu siap siaga dalam segala kondisi dan tugas, Keislaman yaitu berpegang teguh pada Islam ahlusunnah wal jamaah an nahdliyah, Kemasyarakatan yaitu berpihak kepada rakyat dan Kebangsaan yaitu berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Mengepakkan sayap, menyebar panji kebesaran Ansor ke seluruh wilayah, menjadi elemen pembangunan bangsa, baik secara fisik maupun mental,” tandas KH. Khabib. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.