Ekonomi

Antisipasi Kelangkaan Selama Ramadhan dan Idul Fitri, Pemkab Purworejo Ajukan Tambahan Kuota 4% LPJ 3 Kg ke Pertamina

140
×

Antisipasi Kelangkaan Selama Ramadhan dan Idul Fitri, Pemkab Purworejo Ajukan Tambahan Kuota 4% LPJ 3 Kg ke Pertamina

Sebarkan artikel ini
PJ Sekda Purworejo, Drs R Achmad Kurniawan Kadir,
PJ Sekda Purworejo, Drs R Achmad Kurniawan Kadir

PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, telah mengajukan permohonan penambahan kuota gas LPG 3 KG di Kabupaten Purworejo. Surat pengajuan penambahan telah diajukan kepada EGM PT. Pertamina Patra Niaga di Semarang.

Penambahan kuota gas LPG kg itu dilakukan untuk mengantisipasi serta menhadapi peningkatan pemakaian gas LPG 3 kg selama Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H di Kabupaten Purworejo.

Surat sudah kita ajukan per 7 Februari 2025 lalu dengan nomor 500.10/1167/2025 yang kita tujukan kepada PT Pertamina untuk permohonan penambahan kuota Gas LPG 3 KG di Kabupaten Purworejo,” kata PJ Sekda Purworejo, Drs R Achmad Kurniawan Kadir, saat ditemui usai kegiatan High Level Meeting Kesiapan Pemerintah dalam rangka Menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, di Pendopo Hotel Ganesha Purworejo, pada Rabu (26/2/2025).

Disampaikan, sesuai isi surat yang diajukan, sehubungan dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1446 H/ 2025 M, Pemkab Purworejo meminta penambahan kuota Gas LPG 3 kg sebesar 4% (kurang lebih 28.000 tabung) dari kuota bulan November 2024 sampai dengan Januari 2025 untuk mencukupi ketersediaan Gas LPG 3 kg di Kabupaten Purworejo.

Permintaan sudah, tinggal menunggu, harapan kita bisa terpenuhi sesuai kuota untuk di Kabupaten Purworejo,” harapnya.

Guna memastikan pasokan bahan pokok tetap aman selama Ramadhan dan Idul Fitri, Pemkab Purworejo akan melakukan langkah strategis dengan melakukan pemantauan stok dan harga di pasaran, kemudian disetiap hari Jumat di halaman kantor DKPP Purworejo akan menyediakan aneka kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Lalu pemberian subsidi harga pangan sumber energi di masyarakat yang dilaksanakan selama 12 bulan dengan jumlah penerima 100 orang perdesa dan dilaksanakan di 3 desa yaitu Desa Mudalrejo Kecamatan Loano, Desa Kaliharjo Kecamatan Kaligesing dan Desa Donorejo Kecamatan Kaligesing, berupa paket senilai Rp 170.000 dengan subsidi Rp 140.000 per KK per bulan, sehingga warga hanya membayar Rp 30.000. Paket pangan tersebut dikemas dalam goodie bag yang mencantumkan keterangan subsidi dan tidak untuk diperjual belikan yang terdiri dari atas 1 kemasan daging ayam frozen dengan berat 0,8-1 kg; 3 kemasan eggtray isi 10 butir telur dengan berat + 2 kg dan 1 kemasan produk olahan ikan dengan berat 200 gr.

Kemudian ada pengawasan keamanan pangan segar asal tumbuhan (PSAT) di peredaran, pengawasan label dan kemasan di Toko Modern/Swalayan. Data pengawasan PSAT di peredaran meliputi jenis PSAT, Merek dagang, Nama Produsen, Alamat Produsen, nomor registrasi PSAT, Klaim dan masa kadaluarsa yang kesemuanya menjadi tanggung jawab Dinas KUKMP selaku dinas yang membidangi.

Pantauan pasar pasti akan kita laksanakan, tapi belum dihari – hari ini, yang jelas nanti sebelum Idul Fitri dilakukan pemantauan bersama,” ujarnya (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.