Wisata

BPOB Sukses Berikan Fasilitas Pengembangan Usaha dalam Bidang Manajemen bagi Sejumlah Desa Penyangga Zona Otorita Borobudur di Purworejo

87
×

BPOB Sukses Berikan Fasilitas Pengembangan Usaha dalam Bidang Manajemen bagi Sejumlah Desa Penyangga Zona Otorita Borobudur di Purworejo

Sebarkan artikel ini
Penyerahan sertifikat kepada peserta Fasilitasi Pengembangan Usaha Dalam Bidang Manajemen
Penyerahan sertifikat kepada peserta Fasilitasi Pengembangan Usaha Dalam Bidang Manajemen

BENER, purworejo24.com – Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) telah sukses melaksanakan Kegiatan Fasilitasi Pengembangan Usaha Dalam Bidang Manajemen di 5 Desa Penyangga Zona Otorita Borobudur, di wilayah Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Kalitapas, Kecamatan Bener, sejak Senin (13/5/2024) lalu itu, telah berakhir dan resmi ditutup pada Kamis (1/5/2024) sore.

Acara penutupan dimulai dengan sambutan dari Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur, Agustin Peranginangin pada hari Kamis (16/5), sambutan tersebut sekaligus menutup secara resmi kegiatan Fasilitasi Pengembangan Usaha Dalam Bidang Manajemen di 5 Desa Penyangga Zona Otorita Borobudur.

Penutupan ditandai dengan pameran produk UMKM dari 5 desa yang mendapatkan Fasilitasi Pengenbangan Usaha, penyerahan piagam dan testimoni dari sejumlah tokoh yang hadir terhadap kegiatan itu.

Penutupan juga menjadi semarak dengan suguhan kesenian tari kuda lumping putri.

Penutupan ini merupakan rangkaian acara dari kegiatan Fasilitasi Pengembangan Usaha Dalam Bidang Manajemen di 5 Desa Penyangga Zona Otorita Borobudur, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM Parekraf yang berdaya saing, serta fokus dalam mendukung Program Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) di Kawasan Pariwisata Borobudur

Kegiatan yang telah diselenggarakan oleh Badan Otorita Borobudur ini bertujuan untuk membekali para pelaku usaha pariwisata keterampilan manajerial, pengembangan rantai pasok, diversifikasi produk dan layanan, penguatan jaringan bisnis, serta pemberdayaan ekonomi lokal.

Harapannya, dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman masyarakat khususnya Bapak Ibu sekalian sebagai pelaku usaha pariwisata di desa tentang manajemen usaha. Sehingga mampu memicu terjadinya transformasi ekosistem ekonomi lokal melalui pariwisata yang berdampak pada peningkatan kualitas produk dan layanan, serta pertumbuhan ekonomi baru sebagai bagian dari multiplier effect adanya pengembangan pariwisata.” harap Agustin Peranginangin.

Dijelaskan, tujuan lain dari kegiatan itu yaitu, meningkatkan kompetensi SDM Pelaku Usaha Parekraf, guna menciptakan Produk Parekraf yang berdaya saing di Kawasan Pariwisata Borobudur melalui Pelatihan dan Pendampingan. Adapun jumlah peserta Pelatihan total sebanyak 20 orang dari 5 Desa Wisata Penyangga Zona Otorita Borobudur (Jati, Pekacangan, Medono, cacaban Lor, Kalitapas) selama 4 hari.

Diharapkan dari Kegiatan Fasilitasi Pengembangan Usaha Dalam Bidang Manajemen di 5 Desa Penyangga Zona Otorita Borobudur ini dapat meningkatkan ekosistem bisnis. Selain itu juga menjadikan UMKM naik kelas dan berdaya saing. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.