PemerintahanPendidikan

CGP Angkatan 9 di Purworejo Sukses Gelar Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar di Pendopo Kabupaten

153
×

CGP Angkatan 9 di Purworejo Sukses Gelar Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar di Pendopo Kabupaten

Sebarkan artikel ini
Bupati Purworejo menekan touchscreen membuka secara resmi Panen Hasil Belajar 7 Program Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Purworejo, di Pendopo Agung Kabupaten Purworejo, pada Kamis (25/4/2024).
Bupati Purworejo menekan touchscreen membuka secara resmi Panen Hasil Belajar 7 Program Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Purworejo, di Pendopo Agung Kabupaten Purworejo, pada Kamis (25/4/2024).

 

PURWOREJO, purworejo24.com – Bupati Purworejo, Jawa Tengah, Hj Yuli Hastuti SH membuka secara resmi Panen Hasil Belajar 7 Program Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Purworejo, di Pendopo Agung Kabupaten Purworejo, pada Kamis (25/4/2024).

Pembukaan kegiatan yang merupakan prosesi terakhir dari pembelajaran para calon Guru Penggerak yang terdiri dari guru jenjang SD, SMP, SMA dan SMK, ditandai dengan menekan touchscreen dan penyerahan CGP.

Kegiatan itu juga diisi dengan kegiatan ikrar guru penggerak, intruksi kelas berbagi, dan paparan CGP dengan menghadirkan sejunlah nara sumber.

Acara itu juga menjadi semarak dengan penampilan hiburan tari dolalak dan paduan suara dari para calon guru penggerak.

Usai membuka kegiatan, Bupati Purworejo bersama sejumlah tamu undangan berkeliling melihat stand -stand pameran pendidikan yang digelar dihalaman pendopo.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi, Kepala Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah Maulina Ahadiyah MPd, Kepala Dindikbud Purworejo, Wasit Diono SSos, Sekretaris BKPSDM Kusnaeni SPd, Sekretaris BAPPEDALITBANG Maria Dini ST dan unsur terkait lainnya.

Kepala Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Tengah, Maulina Ahadiyah MPd menambahkan, Pendidikan Guru Penggerak merupakan program pendidikan kepemimpinan bagi guru, untuk menjadi pemimpin pembelajaran melalui proses pembelajaran daring maupun luring selama 6 bulan.

Di Kabupaten Purworejo terdapat 132 calon guru penggerak dan akan dinyatakan sebagai guru penggerak setelah ada pengumuman kelulusan.

Tentunya dengan melalui proses seleksi , pendidikan yang didampingi oleh beberapa aktor Pendidikan Guru Penggerak menghasilkan Lokakarya 7 Panen Hasil belajar,” katanya.

Ia berpesan kepada Guru Penggerak untuk memberikan kontribusi dan selalu melakukan inovasi perubahan yang berpusat kepada peserta didik. Selain itu juga meluncurkan program pengembangan sekolah yang mengutamakan pada peserta didik.

Ketua panitia kegiatan, Nur Hidayat, mengatakan, kegiatan itu merupakan salah satu loka dari 1 sampai 7 dan kegiatan itu merupakan loka terakhir yang dilakukan guru penggerak dengan menggelar panen raya, panen hasil belajar selama 6 bulan.

CGP angkatan 9 Kabupaten Purworejo ini belajar selama 6 bulan mulai dari modul 1 sampai modul 3, melalui luring dan daring, dan bagaimana hasil belajar selama 6 bulan itu kemudian dipamerkan ke masyarakat umum. Dan hari ini dari sekian CGP di Kabupaten Purworejo, ini yang paling istimewa, karena dilakukan di pendopo Kabupaten Purworejo dan dihadiri bupati bersama jajaran,” katanya.

Nur Hidayat berharap selama 6 bulan belajar nantinya bagi CGP yang telah lulus menjadi GP bisa menjadi guru- guru agen pembelajaran dan sebagai pemimpin agen pembelajan disekolah.

Sementara itu, Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, menyampaikan, berbagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional hingga saat ini masih terus dilakukan. Upaya tersebut dapat dilihat dari berbagai langkah yang dilakukan Pemerintah yang senantiasa membuat terobosan agar sistem pendidikan dan kurikulum bisa membantu peserta didik tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.

Sebagai elemen kunci dalam sistem pendidikan khususnya di sekolah, guru merupakan titik sentral dalam pembaharuan dan peningkatan mutu pendidikan. Salah satu persyaratan penting bagi terwujudnya pendidikan yang bermutu adalah apabila pelaksanaannya dilakukan oleh pendidik-pendidik yang profesionalitasnya dapat diandalkan,” tandasnya.

Dijelaskan Bupati, kehadiran guru penggerak diharapkan benar-benar mampu menggerakkan turbin pendidikan, agar menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas. “Apalagi melalui program Guru Penggerak, Pemerintah tidak hanya ingin menjadikan mereka guru-guru yang hebat, juga menjadikan mereka pemimpin perubahan terbaik,” tuturnya.

Dikatakan Bupati, setiap Guru Penggerak pada akhirnya harus terus mempertahankan semangat tergerak, bergerak, menggerakkan dan menularkannya pada rekan yang lain, demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Purworejo.

Saya berharap, dengan kehadiran Guru Penggerak dapat mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik,” harapnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.