KUTOARJO, purworejo24.com – Dua siswa SMP Darul Hikmah Kutoarjo Islamic School berhasil lolos menjadi Finalis Indonesian Science Project Olympiade (ISPO) 2024 bidang Kimia melalui Penelitian bertema “Salep BAPUJA” (Bawang Putih dan Biji Jarak) untuk penyakit mata ikan.
Tahun ini Darul Hikmah Kutoarjo Islamic School (DHKIS) telah mendaftarkan dua proyek dengan empat orang siswa dan empat orang guru pembimbing dengan kategori Kimia dan Lingkungan untuk dapat mengikuti ISPO 2023.
Dua orang siswa DH KIS bernama Abdiel Widhia Iswara dan Muhammad Ikhlasul Amal berhasil lolos ke putaran final untuk proyek di bidang kimia.
ISPO 2023 sendiri merupakan kegiatan olimpiade proyek penelitian dalam bidang sains, teknologi, lingkungan, dan komputer yang rutin diadakan setiap tahun oleh Eduversal Foundation.
“Sebagai direktur DH-KIS tentunya saya sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diperoleh santri DHKIS di ajang ISPO 2024. Sekolah berkomitmen mendukung sains project secara totalitas agar anak-anak bisa mendapat predikat juara di putaran final pada Februari 2024 mendatang,” ungkap Eko Andi Hartono, Direktur DHKIS, dalam siaran rilisnya, pada Rabu (17/1/2024).
Membangun Budaya Penelitian Persiapan untuk menyelesaikan proyek ini dilakukan jauh-jauh hari di pandu dua guru pembimbing yaitu Ustadzah Eny Wahyuningrum dan Ustadz Rieza Dzulfikar sehingga hasilnya memuaskan. (P24/wid/DH-KIS)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








