Pemerintahan

Hj Yuli Hastuti SH Jadi Wanita Pertama Jabat Bupati Purworejo

180
×

Hj Yuli Hastuti SH Jadi Wanita Pertama Jabat Bupati Purworejo

Sebarkan artikel ini
Penyerahan salinan SK pengangkatan Bupati Purworejo, oleh Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, kepala Hj Yuli Hastuti
Penyerahan salinan SK pengangkatan Bupati Purworejo, oleh Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, kepala Hj Yuli Hastuti

PURWOREJO, purworejo24.com – Plt Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH resmi menjadi Bupati Purworejo, Jawa Tengah, setelah dilantik oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, pada Rabu (13/12/2023).

Dengan demikian, Yuli Hastuti menjadi wanita pertama yang menjabat sebagai Bupati Purworejo sepanjang sejarah.

Upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan berlangsung di Wisma Perdamaian, Semarang, Jawa Tengah. Pelantikan Bupati Purworejo dilakukan bersama dengan pelantikan Pj Bupati Brebes dan Pj Walikota Salatiga.

Pada kesempatan itu juga dilakukan pelantikan Dra Erna Setyawati, istri Sekda Kabupaten Purworejo Drs Said Romadhon sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Purworejo.

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana berharap para Kepala Daerah terlantik agar dapat memegang amanah, karena jabatan adalah sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, sebagai seorang kepala daerah yang sekaligus sebagai pelayan masyakarat harus dapat menjunjung tinggi kejujuran dan integritas.

“Jadikan intregitas sebagai pilar utama dan dalam setiap tindakan membangun kepercayaan maayarakat, menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntable serta menunjukkan kesejahteraan bagi masyarakat di masing- masing daerah,” katanya.

Nana Berpesan, bagi pejabat yang baru bahwa tantangan dan peluang dimasa depan ini membutuhkan pemimpin yang kuat, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Purworejo, Brebes dan Salitga mempunyai karakter wilayah dan potensi yang layak dikembangkan baik dari segi sumber daya alam, manusia maupun budaya sekaligus menjadi daya pembangunan Jawa Tengah.

“Jadi hal- hal yang perlu menjadi perhatian saya minta kepada pejabat yang baru terkait dengan masalah program prioritas dari pusat terkait dengan pengendalian inflasi kemudian meningkatkan kualitas layanan masyarakat atau publik, percepatan penurunan stunting yang saat ini patut dan harus segera ditingkatkan untuk menurunkan angka stunting, jadi ingat unruk stunting ini kita ditarget ditahun 2024 ini harus 14 persen. Saat ini masih diposisi 20,8 persen bahkan kemungkinan naik. Jadi saya minta nanti untuk para pejabat yang baru dan dan ketua TP PKK untuk melaksanakan ataupun melakukan langkah- langkah dalam rangka penurunan angka stuntung, juga penurunan angka pengangungguran, kemiskinan dan khususnya kemiskinan ekstrim,” pesanya.

Penyerapan anggaran juga menjadi perhatian Nana, memasuki akhir tahun Nana meminta dilakukan langkah- langkah bagaimana angka penyerapan anggaran ini bisa mencapai angka 100 persen.

“Dan yang paling utama adalah masalah persiapan pemilu dan pemilihan serentak 2024, jadi Pilpres ingat bahwa Pilpres, Pilwapres dan juga Legislatif, tinggal beberapa bulan kedepan. 14 Februari 2024 adalah hari pemungutan suara. Saya harapkan betul- betul kita mampu menjaga stabilitas keamanan dan dikoordinasikan betul- betul bersama Forkompimda, dimasing -masing daerah ada Kapolres, ada Dandim dan juga instansi vertikal atau terkait lainya. Dan saya minta lakukan koordinasikan betul dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, jaga situasi kondusifitas dimasing- masing wilayah dan terus gaungkan kepada masyarakat terkait dengan masalah pemilu damai. Jangan karena pemilihan masyarakat menjadi terkotak- kotak bahkan dalam keluarga timbul konflik,” terangnya.

Nana juga menekan masalah netralitas ASN di Pemilu 2024. Sebagaimana diatur dalam undang – undang no 20, 23 tentang ASN, Nana meminta untuk dipastikan bahwa ASN diwilayah jauh dari pengaruh dan intervensi partai politik, tidak berafiliasi dengan pasangan calon ataupun partai politik.

“Himbau ASN untuk juga menggunakan media sosial secara bijak, bijak dari berbagai penggunaan digitalisasi untuk hal kebaikan bukan dalam hal yang tidak baik,” tegasnya.

Seusai dilantik, Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengatakan bahwa masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus dituntaskan, utamanya untuk mewujudkan visi misi Bupati/Wakil Bupati Purworejo 2021-2026. Untuk itu, dirinya meminta dukungan dari berbagai pihak untuk dapat menyelesaikan tugas tersebut.

“Saya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk meneruskan tugas menyelesaikan sisa jabatan sebagai Bupati Purworejo. Saya mohon dukungan dan kerjasama seluruh komponen masyarakat, agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa saat ini tahapan- tahapan pemilu serentak 2024 telah berjalan. Dirinya berharap agar semua pihak senantiasa dapat menciptakan suasana yang kondusif. (P24/wid/hms)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.