Pemilu 2024Politik

Gelar Diskusi dan Deklarasi, AMIN Muda Kedu Raya Ajak Gen-Z di Purworejo Menangkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024

115
×

Gelar Diskusi dan Deklarasi, AMIN Muda Kedu Raya Ajak Gen-Z di Purworejo Menangkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Pilpres 2024

Sebarkan artikel ini
Suasana kegiatan diskusi yang dilaksanakan oleh AMIN Muda Kedu Raya di Cafe Satria Bogowonto, Purworejo, Jawa Tengah, pada Minggu (17/12/2023) sore.
Suasana kegiatan diskusi yang dilaksanakan oleh AMIN Muda Kedu Raya di Cafe Satria Bogowonto, Purworejo, Jawa Tengah, pada Minggu (17/12/2023) sore.

PURWOREJO, purworejo24.com – Relawan generasi milenial atau Gen-Z pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Pilpres 2024, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang mengatas namakan AMIN (Anies-Muhaimin) Muda Kedu Raya, menggelar sosialisasi pentingmya generasi milienial atau Gen-z memilih dalam Pemilu 2024, di Cafe Satria Bogowonto, Purworejo, Jawa Tengah, pada Minggu (17/12/2023) sore.

Sosialisasi yang dikemas dalam diskusi dengan mengambil tema “Kenapa Kita Harus Berubah” dan menyasar para pemilih pemula sebagai generasi milenial atau Gen-Z diwilayah Kedu Raya itu menghadirkan sejumlah nara sumber diantaranya juru bicara (jubir) Tim Nasional AMIN untuk bidang Santri dan Pesantren, Muhammad Husnil, bendahara Tim Kemenangan Daerah (TKD) AMIN Jawa Tengah, yang juga sebagai sekretaris DPW dan Caleg DPRD Propinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKB, Muhaimin, dan koordinator pusat AMIN Muda, Muhammad Farhan.

Diskusi itu dimoderatori oleh Alfrida Zulfiani, selaku ketua PC IPPNU Kebumen dan dihibur dengan stand up comedy, yakni Bontot Al Farabi dari Kemiri, Purworejo.

Tak hanya berdiskusi, mereka juga menggelar Deklarasi Bersama sebagai Relawan generasi milenial atau Gen-Z pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Pilpres 2024, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nama AMIN Muda Purworejo, diakhir kegiatan.

“Jadi kegiatan sore ini aktifasi AMIN Muda di area Kedu Raya yaitu Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang sama Kebumen, walaupun belum semua peserta hadir dari masing- masing kabupaten, tapi kita mulai dari Kabupaten Purworejo, kemudian besok juga akan menyusul di kabupaten lain di Kedu Raya,” kata Koordinator AMIN Muda Kedu Raya, Muhammad Lutfi Mubarok, saat ditemui disela kegiatan.

Diungkapkan, AMIN Muda sendiri sudah bergerak di berbagai daerah di Indonesia, seperti Sumatra Selata , Sumatra Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Jawa Barat, DKI, Banten, bahkan sampai Sulawesi.

“Kalau kegiatanya macam- macam, karena memang sasaran kita adalah Gen-Z, temen- temen mahasiswa, pemilih pemula, jadi kita sesuaikan sama basic masing- masing daerah. Kemarin misal di Jogja kita bikin Mini Soccer bareng kemudian lanjut diskusi- diskusi, dan di Semarang buat diskusi sama mahasiswa, kemudian disini karena banyak diisi temen- temen pemilih pemula jadi lebih banyak tentang sosialisasi betapa pentingnya kita harus memilih,” ungkapnya.

Dipilihnya stand up comedy, lanjut Lutfi, dengan stand up comedy akan menjadi penyegaran dikala dilakukan diskusi secara serius. Stand up comedy juga dimanfaatkan untuk menyampaikan kritik- kritik terhadap keadaan saat ini terlebih menyangkut dengan gagasan perubahan.

“Hampir di semua kegiatan AMIN Muda kita pakai stand up comedy,” ujarnya.

Lutfi melihat saat ini di media sosial banyak disuguhkan berbagai macam image, seperti joget gemoy dari paslon lain. Menurutnya hal itu merupakan sebuah ekploitasi kebodohan publik.

“Karena, mohon maaf, masyarakat kita memang tidak semuanya mempunyai pemahaman yang komprehensif terkait politik, sehingga mereka mungkin rating dengan trend masyarakat kita, trend anak muda kita yang suka bermain sosial media, juga tiktok, sehingga mereka memanfaatkan itu, ya tapi menurut saya itu mengabaikan substansi dari gagasan yang diusung masing- masing capres di pemilu kali ini, oleh karena itu kami dari temen- temen AMIN Muda pingin mengangkat bahwa yang paling utama adalah gagasan, ketika mungkin orang orang mengkritik mas Anis ini banyak retorika kaya gitu, omong doang, tapi omong bukan doang, omong dengan dasar sehingga temen- temen bisa ngecek sendiri track record nya mas Anis yang gimana, Gus Muhaimin gimana, itu yang akan kita usung disetiap kegiatan, artinya dengan hal- hal sepele, hal- hal kecil seperti stand up comedy kemudian kegiatan mini soccer, kita selalu selipkan gagasan- gagasan perubahan. Jadi memang menurut kami gagasan itulah yang paling pokok untuk kemudian bisa memenangkan pada kontestasi politik ini,” jelasnya.

Disampaikan, dengan acara itu, bisa menjadi sarana untuk menjaring, memggalang dukungan, dan mereka yang mempunyai minat lebih untuk bisa bergerak hingga sampai akhir periode kampanye nanti sebagai voluntir relawan.

“Harapanya nanti ada kesadaran akan politik, karena kita tidak mau dimomen lima tahunan sekali ini kita memilih pemimpin hanya karena gimmick – gimmick yang ga jelas, kemudian karena kita loyal dengan gagasan, kita selalu mendeklarasikan loyal dengan gagasan, bukan pada sosok Anis nya, bukan pada Muhaiminya, tapi pada gagasanya. Kemudian kita juga mempelajari dari program- programnya mas Anis sama Gus Muhaimin sehingga kita sepakat untuk itu, maka kita mau menyebarkan politik gagasan itu,” harapnya.

Sementara itu, Jubir TimNas AMIN untuk bidang Santri dan Pesantren, Muhammad Husnil, mengatakan Anis Baswedan dan Gus Muhaimin inilah yang merupakan sosok santri beneran dan mereka berdualah yang layak untuk diperjuangkan oleh para santri di Indonesia, karena mereka berdua inilah yang akan memperjuangkan isu- isu santri dan pesantren dan tau bagaimana memperjuangkanya.

“Pak Anis Baswedan dan Gus Muhaimin itu selama ini bekerja dengan nyata untuk kepentingan kita, untuk kepentingan santri dan pesantren. Kontribusi mereka sudah bisa dilihat dan karena itu kita mendukung mereka itu bukan karena apa tetapi mereka telah melakukan apa dan kontribusinya benar- benar terjadi. PKB dengan Gus Muhaiminya, Jakarta dengan pak Anisnya,” ujarnya.

Dalam diskusi itu, dirinya juga mengangkat Tagline Wakanda No More Indonesia Forever. Tagline itu diangkat karena dirinya melihat kondisi saat ini di Indonesia banyak sekali kekhawatiran- kekhawatiran. Untuk mengeluarkan pendapatpun, seakan- akan jikw mengkritik pemerintah adalah mengkritik orang.

“Sehingga ya takut masuk penjara dan sebagainya, dan itu kan sudah dibuktikan, bahwa kondisi indek demokrasi kita semakin lama semakin turun. Dengan pak Anis Baswedan dan Gus Muhaimin menjadi presiden dan wakil presiden, mereka akan memastikan bahwa kondisi kekebasan berpendapat akan terjamin, bahkan pekerja- pekerja pers tidak akan ditekan, karena mereka melaporkan hal- hal yang benar dan memang fakta, jadi situasi itu akan lebih hidup, akan lebih demokratis. Makanya itu kan sekarang kalau kita ngomong kritik apa terhadap sesuatu itu kan Wakanda atau Konoha, tetapi pilihan Wakanda karena Wakanda itu populer, baik bagi anak muda, pak Anis kemarin juga menutup sesi nya dengan Wakanda No More Indonesia Forever,” jelasnya.

Husnil berpesan kepada anak muda untuk tetap gunakan daya kritis mereka, karena kekritisan itulah yang akan membawa kemajuan dan dalam hal itu yang memastikan bahwa situasi akan lebih kritis dijamin senuanya oleh pasangan AMIN.

“Harapanya semakin banyak anak muda yang kritis yang bergabung kepada kita, mereka lebih nyaman kepada kita, dan sedikit demi sedikit merekalah yang akan mengantarkan kita kepada kemenangan,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.