EkonomiPemerintahanWisata

Tingkatkan Ekonomi Para Petani, Purworejo Buka Pasar Tani dan Bazar Durian

198
×

Tingkatkan Ekonomi Para Petani, Purworejo Buka Pasar Tani dan Bazar Durian

Sebarkan artikel ini
Bazar durian di Psar Tani yang digelar di halaman parkir Setda Kabupaten Purworejo, 14 Februari 2023
Bazar durian di Psar Tani yang digelar di halaman parkir Setda Kabupaten Purworejo, 14 Februari 2023

PURWOREJO, purworejo24.com – Upaya untuk meningkatkan perekonomian para petani di Kabupaten Purworejo terus dilakukan, salah satunya dengan membuka Pasar Tani dan Bazar Durian.

Pasar Tani juga menjadi bagian dari rangkaian acara hari jadi Kabupaten Purworejo yang ke 192. Pasar Tani diprakarsai oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat.

Kepala DKPP Hadi Sadsila menjelaskan, pada Pasar Tani yang baru pertama kali digelar ini diikuti para kelompok tani dari 16 Kecamatan yang ada di Purworejo. Para kelompok tani tersebut membawa produk pertanian dari daerahnya masing-masing.

“Dengan adanya Pasar Tani, kita memfasilitasi petani yang mempunyai usaha untuk menggelar lapaknya agar ekonomi para petani bisa meningkat,” kata Hadi Sadsila saat ditemui di lokasi Pasar Tani pada Selasam 14 Februari 2023).

Pasar Tani juga dibarengkan dengan bazar durian dan vaksinasi rabies di halaman parkir Setda Kabupaten Purworejo. Acara dibuka oleh Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti, dan dihadiri Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, Badan Pangan Nasional Dr. Sri Nuryanti dan perwakilan Distambun Provinsi Jawa Tengah, Ike Hermin.

Beberapa produk yang dijual dalam Pasar Tani tersebut antara lain, buah-buahan, sayuran dan hasil olahan pertanian Kabupaten Purworejo.

“Yang kita jual adalah hasil pertanian pangan segar dan ikan. Produk olahan juga ada seperti gula semut, gula kelapa, VCO dang lainnya,” kata Hadi.

Hadi Sadsila menambahkan, kegiatan diselenggarakan untuk memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan bahan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. Kegiatan diikuti 20 stan dari 16 kecamatan, serta 4 stan tambahan yaitu P2L, perikanan, Bulog, dan kopi.

“kita juga menyediakan kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, minyak goreng, gula putih, gula aren dan terigu,” kata dia.

Wabup menyampaikan, Kabupaten Purworejo merupakan daerah agraris yang menjadi salah satu lumbung pangan di Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, sektor pertanian menjadi salah satu sektor penting yang sangat mendukung pertumbuhan dan perekonomian daerah.

“Kabupaten Purworejo juga dikenal sebagai daerah penghasil bibit dan buah hortikultura, bahkan sudah mempunyai varietas hortikultura yaitu manggis varietas Kaligesing dan durian varietas Sikatap,” tandasnya.

Oleh karena itu, Wabup menegaskan bahwa Pemerintah akan memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas produksi pertanian, agar sektor pertanian menjadi kuat. Wabub berharap petani bisa menjadi penyedia benih unggul, bibit serta paham terhadap teknik budidaya hingga teknologi panen dan pasca panen.

Menyinggung terkait pemberian vaksin rabies, Wabub menyebut, Vaksin merupakan upaya pencegahan merebaknya penyakit rabies, karena Kabupaten Purworejo merupakan jalur transportasi Hewan Pembawa Rabies (HPR) dari Jawa Barat ke Jawa Tengah.

“Di Kabupaten Purworejo, penyakit hewan menular yang saat ini masih merebak diantaranya, penyakit mulut dan kuku serta penyakit kulit berbenjol. Vaksin ini merupakan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hewan menular,” kata Yuli.

“Pasar Tani juga memberi kesempatan vaksinasi rabies secara gratis sebanyak 200 dosis kepada pemilik hewan peliharaan,” tambahnya. (P24-bayu


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.