, , , , , , , ,

HUT Himpaudi ke 17 Jadikan Guru PAUD Non Formal Purworejo sebagai Pendidik yang Berintegritas Menuju Kesetaraan

oleh -
Berbagai pertunjukan seni dan tari diantaranya tari Pelajar Pancasila, tari Nusantara [pada perinagtan HUT Himpaudi ke 17 di Alun-alun Purworejo
Berbagai pertunjukan seni dan tari diantaranya tari Pelajar Pancasila, tari Nusantara [pada perinagtan HUT Himpaudi ke 17 di Alun-alun Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Pengurus Daerah (PD) Himpaudi Kabupaten Purworejo, menggelar puncak peringatan HUT Himpaudi ke 17 tahun 2022, di Alun- alun besar kota Purworejo, pada Sabtu 17 September 2022. Peringatan HUT itu diikuti oleh 1.200 guru PAUD Non Formal se-Kabupaten Purworejo. HUT dilaksanakan dengan mengambil tema ’17an Menjadi Pendidik Berintegritas Menuju Kesetaraan.

Berbagai kegiatan mengisi dan memeriahkan puncak peringatan HUT Himpaudi itu, yaitu dengan menjadikan kegiatan itu sebagai ajang kreatifitas Pendidik PAUD serta Senam Anak Merdeka Berjiwa Pancasila.

Kegiatan puncak peringatan HUT Himpaudi ke- 17 ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan balon oleh ketua PD Himpaudi Kabupaten Purworejo, Siti Muflihah, Kepala Dindikbud Purworejo, Wasit Diono dan Bunda PAUD Kabupaten Purworejo, Hj Fatimah Verena Prihastyari Agus Bastian.

Kegiatan menjadi meriah dan semarak dengan ditampilkanya sejumlah pertunjukan seni dan tari diantaranya tari Pelajar Pancasila, tari Nusantara, lalu dilakukannya konfigurasi dari 1.200 guru dengan membentuk tulisan HUT Himpaudi ke- 17, pemberian berbagai hadiah perlombaan, pembagian atau tukar kado antar guru PAUD Non Formal, antar PC Himpaudi dari 16 Kecamatan, Flassmob tari Pelajar Pancasila, senam bersama Anak Merdeka Berjiwa Pancasila dan diakhiri dengan pementasan seni kreatifitas dari 16 PC Himpaudi Kecamatan dari 16 Kecamatan di Kabupaten Purworejo.

Selain Bunda PAUD Kabupaten Purworejo, yang sekaligus sebagai ketua TPPKK Kabupaten Purworejo, Hj Fatimah Verena Prihastyari Agus Bastian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, juga turut hadir dalam kegiatan itu, Tim Puspa Pusat dan Ketua Puspa Jawa Tengah, Bunda PAUD Kecamatan dari 16 Kecamatan, ketua GOPTKI, IGTKI, IGRA Kabupaten Purworejo, perwakilan DPRD Purworejo, Direktur PDAM Tirta Perwitasari, Muspika Purworejo, penasehat Himpaudi dan Laskar Himpaudi se- Kabupaten Purworejo.

Ketua PD Himpaudi Kabupaten Purworejo, Siti Muflihah, mengatakan, acara Perayaan HUT Himpaudi ke-17 tahun 2022 diikuti oleh 1.200 guru PAUD Non Formal (NF) dari 16 Kecamatan yang ada di Kabupaten Purworejo.

“Ibarat seorang anak usia 17 tahun merupakan usia/masa puber, masa dimana mulai memasuki usia dewasa. Kami sangat bersyukur Himpaudi telah berusia 17 tahun, terimakasih kepada semua pihak yang telah melahirkan Himpaudi pada tanggal 31 Agustus lalu di kota Batu Malang, yang telah membuat logo Himpaudi dengan gambar lompatan orang dewasa dan anak yang sama- sama memegang tiang bendera merah putih dengan simbol hati di tengahnya.

Ini lambang lompatan bersama pendidik dan peserta didik dalam menggapai cita- cita membangun Indonesia dengan segenap cinta dan kasih sayang,” kata Siti Muflihah.

Disampaikan, HUT Himpaudi tahun ini diisi dengan serangkaian kegiatan yang bertajuk tentang 17-an menjadi pendidik berintregitas menuju kesetaraan.

Beberapa kegiatan itu dilaksanakan dengan mengikuti apa yang saat ini sedang trend, yaitu seleksi lomba tik tok dengan tema Kesetaraan Guru PAUD, sosialisasi kurikulum merdeka, lomba video pembelajaran yang menunjukkan memerdekakan anak sebagai salah satu upaya menyiapkan performa pendidik dalam mengikuti Akreditasi, mengikuti lomba cipta lagu anak di tingkat propinsi Jawa Tengah, dan mensosialisasikan senam anak merdeka Laskar Himpaudi Kabupaten Purworejo.

“17 tahun Himpaudi secara tulus tetap mengajar anak- anak usia dini meskipun belum disebut sebagai seorang guru. Ketulusan dan keikhlasan teman-teman Himpaudi mengabdi karena Allah, inilah yang Iinsya Allah menjadikan doa- doa kita dikabulkan oleh Allah.

Yang kita perjuangkan saat ini adalah RUU undang- undang Sisdiknas yang diharapkan guru- guru PAUD Non Formal ini akan mendapat penghargaan yang layak dan bisa di sebut sebagai seorang guru. Berdoa selalu semoga kesetaraan itu segera terwujud,” jelasnya.

Dirinya mengajak kepada seluruh guru PAUD Non Formal untuk memantaskan diri agar layak di sebut guru di hadapan Tuhan dengan menjadi guru yang bisa memberikan pengajaran yang memerdekan anak, menjadi seorang guru yang menyenangkan dan tuntas dalam mengajar yang kehadiranya selalu dirindukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, menyampaikan apresiasi dan selamat ulang tahun kepada Himpaudi yang ke 17  itu.

“Di usia ini semoga bisa mulai dewasa, semakin diakui keberadaanya dan semakin diperhatikan oleh pemerintah khususnya para tenaga pendidiknya. Di Purworejo ada sebanyak 1.200 guru PAUD NF yang saat ini masih berjuang agar status mereka bisa disetarakan atau disejajarkan dengan para guru dan usulan ini sudah sampai pusat, harapannya harapan mereka semoga bisa terkabulkan,” katanya.(P24/Wid)