PemerintahanSeni BudayaWisata

Kambing Kendit Hingga Bunga 7 Rupa Dilarung Saat Sedekah Laut Nelayan Kertojayan

155
×

Kambing Kendit Hingga Bunga 7 Rupa Dilarung Saat Sedekah Laut Nelayan Kertojayan

Sebarkan artikel ini
Perayaan sedekah laut di Pantai Kertojayan Purworejo, 28 Agustus 2022
Perayaan sedekah laut di Pantai Kertojayan Purworejo, 28 Agustus 2022

PURWOREJO, purworejo24.com – Ada yang unik saat peringatan sedekah laut yang digelar para nelayan Pantai Kertojayan Kecamatan Grabag, Purworejo, Jawa Tengah. Sesepuh desa melarung sejumlah sesaji di laut lepas. Beberapa diantaranya adalah satu ekor kambing kendit hingga kembang 7 rupa.

Kambing kendit adalah kambing berwarna dasar hitam dilengkapi warna putih yang bergaris melingkar seperti cincin tanpa putus. Kambing ini lumayan sulit dicari dan biasanya digunakan untuk ritual adat jawa.

Marsono selaku ketua panitia mengatakan, sedekah laut di Pantai Kertojayan selalu dilakukan pada bulan Suro. Tak hanya diikuti nelayan lokal saja, Sedekah laut juga diikuti oleh beberapa nelayan yang berasal dari Desa Awu-Awu dan Desa Rowo Kecamatan Kebumen.

“Para nelayan melarung ancak sesaji berisikan satu ekor kambing kendit, ingkung bebek dan ayam jago, hasil bumi berupa polo pendem dan polo gantung, serta bunga tujuh rupa,” katanya di sela-sela kegiatan pada Minggu (28/8/2022).

Prosesi sebelum dibawa ke tengah laut dengan menggunakan perahu, ritual sedekah laut diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh sesepuh desa.

Setelah didoakan sesepuh desa di bibir pantai kemudian perahu nelayan beriringan membawa ubo rampe atau sesaji yang telah dipersiapkan untuk dilarung ke pantai selatan.

“Selain sebagai wujud syukur ritual tersebut juga bertujuan untuk memohon kepada Tuhan YME agar hasil panen ikan meningkat serta para nelayan diberikan keselamatan dan keberkahan,” tambahnya.

Kades Kertojayan, Tri Rapi Pangestuti berharap dengan diadakannya sedekah laut, para nelayan diberikan keselamatan lahir dan batin, guyup rukun, gemah ripah, loh jinawi, titi tentrem kerta raharja serta dijauhkan dari pagebluk.

“Ini juga sebagai sarana untuk menolak pagebluk seperti Covid-19,” katanya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Yuli Hastuti, Kadinporapar Stephanus Aan Isa Nugraha, Kadinsosdalduk Achmad Jaenudin, Kadin LHP Wiyoto Harjono, Forkopimcam Kecamatan Grabag dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Wabup menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan sedekah laut pantai Kertojayan ini. Ia menilai sedekah laut atau sedekah bumi merupakan sebuah kegiatan yang menjadi simbol rasa syukur masyarakat kepada Tuhan YME atas segala karunia yang berupa rezeki, keselamatan, keselarasan dan ketentraman.

Yuli menyebut, kegiatan ini juga merupakan sebuah wadah dimana para penduduk dapat membina tali silaturahmi, saling menghormati, serta saling tepa selira.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu magnet obyek wisata budaya sekaligus wisata alam di Kabupaten Purworejo,” harapnya. (P24-bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.