HukumPemerintahanSosial

Camat Bagelen Purworejo Jelaskan Viralnya Video Emak-Emak Ngamuk Di Balai Desa Kalirejo

370
×

Camat Bagelen Purworejo Jelaskan Viralnya Video Emak-Emak Ngamuk Di Balai Desa Kalirejo

Sebarkan artikel ini
Desa Kalirejo
Desa Kalirejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Video berdurasi 1 menit 42 detik yang menampilkan emak-emak yang ngamuk di Balai desa Kalirejo Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo Jawa Tengah tengah viral.

Belasan emak-emak yang diduga anggota Posyandu tersebut ramai diperbincangkan di beberapa grup WhatsApp. Dalam vidio yang beredar tersebut beberapa emak-emak sempat mengangkat kursi yang berada di Balai desa setempat.

Seseorang yang mengambil vidio dengan nada tinggi menyebut “Kalirejo Bergoyang” dan “Kades e Ngamuk Viral” serta video diakhiri oleh seseorang yang diduga Kades Kalirejo meninggalkan lokasi kerusuhan.

“Lurah e minggat, Lurah e Minggat,” ucap perekam vidio meneriaki sang kades.

Vidio amatir yang tersebar tersebut diketahui diambil di Balai Desa Kalirejo Kecamatan Bagelen pada Selasa (23 Agustus 2022).

Kejadian tersebut sontak membuat geger masyarakat Purworejo dan membuat warga menerka-nerka apa yang terjadi antara Kades dan belasan emak-emak tersebut.

Camat Bagelen, Kusairi membenarkan atas kejadian ini. Namun, pihaknya kini masih akan melakukan mediasi kepada beberapa pihak yang diduga terlibat dalam kejadian yang sempat menghebohkan warga Purworejo tersebut.

“Kita akan memediasi, supaya video yang sudah viral ini bisa kita reda, karena di video tersebut hanya menampakkan sedikit kejadian yang ada,” katanya.

Pihaknya mengatakan kejadian tersebut hanya persoalan salah paham antara Kades Kalirejo yang baru setahun menjabat dan anggota Posyandu. Kesalahpahaman tersebut mengenai insentif anggota Posyandu.

Kusairi menambahkan, persoalan ini masih dalam tahap mediasi oleh Forkopimcam Bagelen. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan beberapa pihak dan akan melakukan mediasi secepatnya.

“Hanya kesalahpahaman dalam penyaluran dana operasional Posyandu, yang sebenarnya nilainya tidak seberapa, namun, karena di masyarakat itu ditunggu-tunggu,” katanya.

Ia berharap mediasi yang dilakukan Forkopimcam dapat berjalan dengan lancar dan tidak terulang dikemudian hari.

“Ke depan kita akan lebih intens dalam melakukan pembinaan desa di wilayah Bagelen khususnya di Kalirejo yang agak terlambat dalam penyerapan anggaran,” katanya. (P24-bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.