PURWOREJO, purworejo24.com – Penampilan tari Toyak Topeng Ireng Tri Budoyo dari Desa Nglaris Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah dan Flasmob tari khas Purworejo yaitu Dolalak menjadi penampilan terakhir dan menjadi penutup gelaran event akbar Purworejo Creatif Festival (PCF) di alun -alun Purworejo, pada Minggu 17 Juli 2022.
Berkesempatan mewakili Bupati Purworejo, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purworejo Stephanus Aan Isa Nugroho ditemani ketua panitia PCF, Nungky Nur Cahyani, menutup acara yang telah dilaksanakan selama tiga hari ini.
Hadir dalam penutupan kegiatan itu Kepala Dinas KUKMP Purworejo, Gathot Suprapto, perwakilan UMKM dan group seni dan budaya Kabupaten Purworejo serta tamu undangan.
Suasana penutupan menjadi semarak dengan keikutsertaan Kepala Dinporapar dan Kepala DinKUKMP Kabupaten Purworejo bersama tamu undangan yang turut ikut menari bersama penari dan warga dalam gelaran Flasmob Dolalak.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purworejo Stephanus Aan Isa Nugroho, saat ditemui usai penutupan mengatakan, secara umum kegiatan Purworejo Creatif Festival berjalan cukup lancar dan cukup baik dan dapat memperkenalkan UMKM kreatif yang ada kepada masyarakat.
“Ternyata Purworejo punya loh crafter-crafter yang luar biasa yang siap memasuki pangsa pasar yang lebih luas tidak hanya di lokal Purworejo tapi di skala nasional bahkan kemarin saat kurasi ada yang berpontensi untuk dibawa ke level internasional/eksport,” ungkap Aan.
Disampaikan, kegiatan PCF itu juga dikolaborasikan dengan seni pertunjukan, musik, seni rupa, bagian dari ekonomi kreatif termasuk kuliner.
“Dan kegiatan ini menunjukkan bahwa Purworejo sedang bangkit untuk menuju kondisi yang lebih baik menopang perekonomian daerah dan khususnya untuk pariwisata ke depan bisa menjadi salah satu agenda unggulan tahunan,” katanya.
Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan di Purworejo itu, lanjutnya, dinilai masih banyak kekurangan namun demikian pihaknya sepakat bahwa kegiatan itu akan menjadi agenda tahunan.
“Sehingga cukup dengan kami membuat Purworejo Creatif Festival tahun depan jauh lebih baik lagi,” ujarnya.
Menurutnya, dengan kegiatan itu menjadi angin segar bagi semua UMKM yang memiliki produk unggulan, namun hal itu dianggap belum cukup hanya dengan bagus saja atau yang kualitasnya baik saja, tapi kesiapan yang lain seperti jumlah, kuantitas, produksinya dan yang paling penting adalah keberlanjutan juga harus menjadi perhatian bagi para UMKM.
“Artinya kesiapan produksi dalam jangka wakru tertentu dalam jumlah tertentu pula itu menjadi penting, dan dinas dari KUKMP, Nakertrans, perijinan dan segala macem akan siap mendukung dari sisi pembinaan dan administrasi. Mari ini kita jadikan momentum yang baik ini untuk semua pelaku UMKM di Purworejo untuk semakin berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya,” pungkasnya.(P24/Wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









