PURWOREJO – Kabupaten Purworejo mendapat jatah bantuan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebanyak 700 dosis dari Provinsi Jawa Tengah. Upaya pencegahan dengan vaksinasi terhadap hewan ternak juga mulai dilaksanakan di Kabupaten Purworejo.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo, dokter hewan Widarti mengatakan, ternak yang terkena PMK di Purworejo saat ini ada sejumlah 119 ekor sapi dan 12 kambing. Dari jumlah ini yang sudah sembuh 90 ekor sapi dan 10 kambing.
“Sedangkan yang mati 2 sapi dan 2 kambing serta yang lainnya dalam pengobatan,” jelasnya, pada Senin 4 Juli 2022.
Untuk alokasi vaksin, lanjutnya, di Kabupaten Purworejo sebanyak 700 dosis bantuan dari Provinsi jawa Tengah. Sebanyak 200 dosis vaksin juga sudah disuntikkan di daerah Kecamatan Pituruh.
“Untuk launching vaksinasinya dilaksanakan pada hari Jumat 1 Juli 2022,” katanya.
Dari 700 dosis ini, kata Widarti, akan diaplikasikan ke daerah-daerah yang belum terkonfirmasi penyakit mulut dan kuku, seperti daerah pituruh, bener, kaligesing, Loano dan daerah-daerah lain yang belum terkonfirmasi.
Menurutnya, PMK bida menular pada hewan bisa secara cepat, tetapi tidak menular kepada manusia.
“Ciri-ciri hewan yang terkena PMK yakni mulut luka timbul lepuh gusi dan lidah, mengeluarkan air liur berlebihan, tracak atau kuku terdapat luka, puting susu luka, demam serta nafsu makan turun. Jika menemukan kasus seperti ini, supaya segera menghubungi petugas kesehatan hewan, karena gejala yang sama belum tentu terkena PMK,” pungkasnya.(P24/Wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







