Bencana AlamSosial

Dapat Intruksi Dari Habib Rizieq, FPI Purworejo Bagikan Nasi Bungkus Kepada Korban Banjir

157
×

Dapat Intruksi Dari Habib Rizieq, FPI Purworejo Bagikan Nasi Bungkus Kepada Korban Banjir

Sebarkan artikel ini
Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Purworejo membagikan ratusan bungkus nasi kepada para pengungsi korban banjir Purworejo
Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Purworejo membagikan ratusan bungkus nasi kepada para pengungsi korban banjir Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Purworejo membagikan ratusan bungkus nasi kepada para pengungsi korban banjir Purworejo. Hal ini dilakukan sesuai intruksi Imam besar Habib Rizieq Shihab kepada seluruh anggota di semua daerah termasuk Purworejo.

“Hari ini kami sampaikan sedikit bantuan di Desa Tegalgondo, seperti amanat imam kami Habib Muhammad Rizieq Shihab bahwa ketika ada bencana FPI harus garda terdepan untuk membantu masyarakat,” kata Habib Agil Al-Jufri, ketua FPI Purworejo pada Kamis 17 Maret 2022.

Pihaknya menambahkan dalam memberikan bantuan pihaknya tidak membeda-bedakan suku, ras, agama maupun aliran yang ada. Menurutnya bantuan yang diberikan harus tepat sasaran kepada siapapun yang membutuhkan akibat adanya banjir yang melanda 32 Desa Di Purworejo ini.

“Untuk sementara kami membuat sekitar 300 bungkus untuk hari ini dan Insya Allah  semoga bisa lanjut sampai hari besok atau sampai bencana ini selesai,” katanya.

Menurut data dari BPBD Banjir yang terjadi di Purworejo tercatat di 32 Lokasi yakni Desa Wingkosanggrahan, Wingkomulyo, Kaliwungukidul, Tunjungan, Wonoroto, Ringgit,
Wingkosigromulyo, Dlangu, Wironatan, Klepu, Kedungmulyo, Rowodadi, Langenrejo, Tangkisan,Pogungkalangan, Pogungjurutengah, Krandegan, Bayan, Pogungrejo, Bapangsari, Katerban, Wonoyoso, Tasikmadu, Kendalrejo, Sikambang, Kalimati, Tanjungtejo, Petuguran, Sumber, Trimulyo, Bendungan, Rowodadi dan Tegalgondo.

“Untuk jumlah pengungsi saat ini ada 6.085 jiwa dari 1.518 KK, semua tersebar di 32 Desa yang terdampak banjir,” kata Budi Wibowo Kepala BPBD Kabupaten Purworejo.

Sementara itu Sukardi (63) salah satu warga terdampak banjir mengatakan di daerah Tegalgondo sendiri ketinggian air mencapai 30 cm hingga 70 cm dan baru surut pada Kamis 17 Maret 2022. Aktifitas warga yang mayoritas petani pun juga belum maksimal karena sawahnya masih terendam banjir.

“Dengan bantuan ini warga berterimakasih, mudah mudahan bermanfaat bagi warga yang terdampak banjir, kita berharap bencana ini segera selesai,” katanya.  (P24-bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.