PURWOREJO, purworejo24.com – Sebanyak 22 orang diamankan Satpol PP Kabupaten Purworejo terkait kemunculan komunitas gay atau homoseksual yang terjadi di Kabupaten Purworejo. Maraknya fenomena penyimpangan seksual diungkapkan oleh Sekretaris Satpol PP Damkar Purworejo, Bambang Gatot Seno Aji, kepada purworejo24.com.com pada Jumat 18 Februari 2022.
Bambang, mengungkapkan, setelah mendapatkan berbagai informasi pihaknya langsung melakukan razia di sejumlah kos-kosan dan perhotelan di wilayah Purworejo. Keberadaan kelompok-kelompok ini terpencar di berbagai kalangan, termasuk mereka para pelajar dan mahasiswa.
“(Kedua puluh dua orang Gay) terjaring setelah sebelumnya kita melakukan pengembangan dari awalnya kami menangkap 2 pasangan di hotel,” kata mantan Sekretaris Kecamatan Kaligesing ini.
Awal kemunculan pecinta sesama jenis ini diketahui oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Purworejo, pada Sabtu 15 Januari 2022 saat petugas melakukan razia di beberapa hotel dan indekos yang berada di wilayah Kabupaten Purworejo.
“Satu pasang di Kecamatan Purworejo dan satu pasang lain di sebuah hotel di kawasan Kecamatan Kutoarjo,” katanya
Bermula dari itu, Satpol PP Damkar Purworejo terus menelusuri sel jaringan komunitas gay di Purworejo. Dari keterangan yang didapat, petugas kemudian melakukan tracking dan berhasil membongkar sindikat komunitas gay di Purworejo.
“Awalnya mereka tidak mengaku, tetapi kemudian ketika kita mintai keterangan yang bersangkutan mengakui bahwa mereka adalah pasangan gay,” katanya.
Lebih lanjut Bambang menambahkan, jumlah ini terus bertambah seiring penelusuran yang terus dilakukan petugas.
“Terakhir kita mintai keterangan satu orang, ia mengku telah melakukan hubungan seksual sesama jenis dengan 12 orang,” ujar Gatot.
Mayoritas penyebab perilaku gay ini salah satunya adalah disorientasi seksual karena perilaku hidup bebas, pengaruh media sosial, dan beberapa memang memiliki kelainan seksual sejak lahir. Gatot menyebut, rata-rata usia pelaku gay berada direntang usia usia 20-an tahun.
“Ada kalangan pelajar, banyak juga kalangan mahasiswa. Mayoritas 80 persen ini rata-rata orang Purworejo,” kata Gatot.
Bahkan sebagian merupakan pelajar yang masih duduk di sekolah menengah atas. Pria pecinta sesama jenis terlihat normal dalam kesehariannya. Namun, baru diketahui homoseksual setelah pemeriksaan oleh petugas.
“Setelah didata dan diamankan, selanjutnya kita berikan pembinaan, Kita dari Satpol PP dan Damkar merasa prihatin dari temuan di lapangan bahwa tingkat kenaikan penyakit HIV AIDS yang sangat tinggi dan maraknya fenomena kaum gay yang ada di Purworejo,” katanya.
Untuk menanggulangi hal itu pihaknya saat ini tengah gencar memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Purworejo. (P24-bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







