Desa Ngadirejo Dijadikan Pilot Project Wisata Durian Terlengkap se-Indonesia

oleh -
Ppenanaman bibit durian di lokasi Pilot Project Wisata Durian di Bukit Suwaru Desa Ngadirejo.
Ppenanaman bibit durian di lokasi Pilot Project Wisata Durian di Bukit Suwaru Desa Ngadirejo.

PURWOREJO, purworejo24.com – Desa Ngadirejo Kecamatan Kaligesing mendapat perhatian serius dari Perum Perhutani Kedu Selatan dan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Pasal nya dari 21 desa dan kelurahan di Kecamatan Kaligesing hanya Desa Ngadirejo yang akan dijadikan pilot project wisata Durian terlengkap di Indonesia.

<

Kepala Desa Ngadirejo, Agus Muzamil, mengungkapkan, desanya akan dijadikan desa wisata Durian terlengkap se-Indonesia merupakan gagasan yang diprakarsai oleh seorang profesor dari UGM yang saat ini menjabat sebagai Dewan Pakar Silvikultur Intensif, Pusat Studi Kajian Silvikultur Intensif UGM, Prof.Dr. Mohammad Naiem. Gagasan Mohammad Naiem ini disambut baik oleh Wakil Administratur Perhutani Kedu Selatan, Arif Fitri Saputra untuk menjadikan Desa Ngadirejo sebagai pilot project.

“Profesor punya harapan besar bahwa di sini (Desa Ngadirejo) nanti akan dijadikan sentra varian durian terlengkap se-Indonesia, yang semua jenis durian di kawasan ini ditemukan,” katanya kepada purworejo24.com pada Kamis 27 Januari 2022.

Dalam tahap pertama pilot project yang dinamakan “Multi Usaha Agro Foresty” ini, ratusan bibit durian akan ditanam di lahan seluas 4,8 hektare. Durian kualitas unggul seperti Durian Musang King, Durian Bawor dan Durian Duri Hitam akan menjadi varietas durian unggulan di desa yang luasnya mencapai 129 hektar ini.

“Sejulah 480-an bibit durian, begitu juga tanaman yang lain mengikuti seperti Pete, Jengkol, dan Alpukat,” katanya usai acara simbolis penanaman bibit di lahan yang di jadikan pilot project,di Bukit Suwaru Desa Ngadirejo.

Dewan Pakar Silvikultur Intensif dari Pusat Studi Kajian Silvikultur Intensif UGM, Prof.Dr. Mohammad Naiem menjelaskan, sejauh pengalamannya berbagai macam jenis durian dari berbagai daerah mempunyai variasi yang berbeda-beda, dari mulai ukuran, warna, bau dan rasanya sangat variatif. Oleh karenanya hal tersebut mendorongnya untuk menciptakan kawasan yang dapat dijadikan budidaya semua jenis durian di Indonesia.

“Terutama rasanya itu spesifik, masing-masing lokasi punya keistimewaan tersendiri, oleh karena itu sudah sejak lama saya memimpikan membuat koleksi durian di wilayah Perum Perhutani yang memang luasnya cukup tersedia,” katanya.

Menurutnya Desa Ngadirejo Kecamatan Kaligesing merupakan tempat yang cocok untuk berkembangnya berbagai jenis durian, kontur tanah yang berbukit-bukit dan ketinggian yang pas membuat produk-produk durian lokal pun sukses terkenal ke seantero Jawa Tengah. Ke depan dengan berjalannya progam tersebut, desa yang sepertiga wilayahnya adalah lahan perhutani ini juga akan dijadikan sebagai tempat wisata petik Durian.

“Lokasi di Kaligesing ini memang lokasi yang sangat cocok, air juga tidak masalah tinggal nutrisi untuk tanaman yang harus dijaga,” tandasnya. (P24-bayu/wid)

Tinggalkan Balasan