PURWOREJO, Purworejo24.com – Putra daerah Purworejo asal Kecamatan Gebang Ahmad Kundari mendeklarasikan Perkumpulan Warung Sembako Seluruh Indonesia (Pewarsi) untuk membentengi UMKM warung kelontong dari Kapitalisme Toko Modern. Deklarasi bersamaan pelantikan pengurus Daerah Pewarsi Kabupaten Purworejo yang digelar di Ganesha Convention Hall.
Ketua umum Pewarsi Kabupaten Purworejo Ahmad Kundari, menjelaskan dengan banyaknya toko modern yang saat ini semakin menjamur di Indonesia bahkan di daerah seperti Purworejo dikhawatirkan dapat menghilangkan basis UMKM toko kelontong yang berada di Desa-desa. Untuk hal tersebut pihaknya mendirikan Pewarsi untuk mengembangkan toko kelontong desa agar mampu bersaing dengan toko modern.
“Warung-warung sembako dikhawatirkan akan hilang di persaingan era digital di mana hadirnya toko modern sudah sampai ke tingkat kecamatan,” katanya kepada Purworejo24.com pada Kamis 24 Desember 2021.
Dengan adanya Perwasi lanjutnya, sistem ketahanan ekonomi masyarakat dapat diperkuat dengan sistem koperasi yang sudah menjadi Soko Guru ekonomi Indonesia untuk melawan ekonomi kapitalis toko modern. Saat ini warung sembako bahkan dianggap sebelah mata dan tugas Pewarsi adalah untuk melakukan pembinaan dan penyerapan produk dari UMKM.
“Dengan adanya Pewarsi Masya rakat diajak untuk belanja di warung terdekat sehingga ekonomi disekitar nya akan bergerak dan lebih produktif,” katanya.
Untuk melaksanakan konsep tersebut Pewarsi akan menjamin ketersediaan barang yang nantinya menjadi produk yang akan di suplai ke mitra Pewarsi. Dalam riset yang dilakukan Internal Pewarsi di Purworejo sendiri potensi perputaran ekonomi cukup besar bahkan warung-warung sembako yang di Pinggir jalan utama saja tercatat 4.800 warung.
“Jumlah tersebut hanya yang dijalan-jalan utama saja belum yang termasuk di desa-desa yang sulit dijangkau,” katanya.
Pihaknya berharap ke depan dengan program-program yang akan dijalankan bisa menambah pendapatan per kapita masyarakat Purworejo. Pewarsi akan lebih menekankan perputaran uang yang ada tidak keluar dari Kabupaten Purworejo. (P24-Bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








