Sosial

Randu Alas Mancing Mania, Hobi Memancing Sekaligus Aksi Sosial untuk Anak Yatim di Desa Wadas

13
×

Randu Alas Mancing Mania, Hobi Memancing Sekaligus Aksi Sosial untuk Anak Yatim di Desa Wadas

Sebarkan artikel ini
Suasana mancing di embung Randu Alas Desa Wadas
Suasana mancing di embung Randu Alas Desa Wadas

 

BENER, purworejo24.com – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026 berlangsung meriah dan penuh makna di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.

Melalui kegiatan “Randu Alas Mancing Mania”, ratusan pemancing dari berbagai daerah berkumpul di kawasan Embung Puncak Randu Alas untuk menyalurkan hobi sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan sosial bagi anak yatim dan warga kurang mampu.

Kegiatan yang digelar pada Senin (1/6/2026) tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari Purworejo, Wonosobo, Magelang, dan sejumlah daerah lainnya.

Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp1.750.000 yang dibagikan kepada lima pemenang.

Selain menjadi ajang silaturahmi dan rekreasi, lomba memancing ini memiliki tujuan mulia.

Seluruh hasil pendaftaran peserta dimanfaatkan untuk membantu anak yatim piatu di Desa Wadas yang berjumlah delapan orang.

Kepala Desa Wadas, Fahri Setiyanto, menjelaskan bahwa ide penyelenggaraan kegiatan muncul dari keberadaan embung yang selama beberapa bulan terakhir dimanfaatkannya untuk membudidayakan berbagai jenis ikan.

Kurang lebih selama tiga bulan saya memelihara ikan di embung tersebut. Setelah ikan-ikan tumbuh besar, saya berpikir bagaimana cara memanennya yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. Akhirnya dipilih konsep lomba memancing dan hasilnya disalurkan untuk anak yatim piatu di Desa Wadas,” ujarnya.

Menurut Fahri, kegiatan ini sama sekali tidak berorientasi pada keuntungan pribadi. Seluruh bibit ikan yang ditebar merupakan hasil inisiatif dan biaya pribadinya. Berbagai jenis ikan yang dilepas antara lain nila, tawes, patin, nilem, ikan mas, serta beberapa jenis ikan lainnya dengan total ribuan ekor.

Ia juga menjelaskan bahwa nama “Randu Alas” diambil dari keberadaan pohon randu berukuran besar yang tumbuh di lokasi tersebut dan menjadi ikon kawasan.

Kegiatan ini bukan mencari keuntungan. Tujuannya murni untuk berbagi dengan anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan. Alhamdulillah mendapat dukungan dari Karang Taruna, masyarakat, dan berbagai pihak,” katanya.

Acara tersebut turut dihadiri Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, Wakapolres, Camat Bener, Kapolsek Bener, para kepala desa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Foto bersama usai santunan anak yatim
Foto bersama usai santunan anak yatim

Dalam kesempatan itu, AKBP Windy Syafutra memberikan apresiasi atas kreativitas dan kepedulian sosial yang ditunjukkan Pemerintah Desa Wadas.

Luar biasa apa yang telah diinisiasi oleh Pak Kades Wadas. Kegiatan memancing ini tidak hanya menjadi sarana menyalurkan hobi, tetapi juga dikemas dengan nilai sosial yang kuat. Hasil kegiatan dapat membantu anak yatim dan kaum duafa di Desa Wadas,” ungkapnya.

Kapolres menilai kegiatan semacam ini layak menjadi contoh karena mampu menghadirkan manfaat ganda, yakni mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

Kami sangat mengapresiasi karena kegiatan ini menunjukkan bahwa sebuah hobi dapat menjadi media untuk berbagi dan membantu sesama,” tambahnya.

Di balik kemeriahan acara, Fahri juga menyampaikan harapannya terkait keberadaan embung di wilayah Desa Wadas.

Menurutnya, keberadaan sumber air tersebut sangat penting bagi masa depan pertanian masyarakat, terutama saat musim kemarau.

Ia berharap setelah seluruh rangkaian proyek penambangan (quarry) untuk mendukung pembangunan Bendung Bener, di kawasan tersebut selesai, pemerintah dapat merealisasikan pembangunan embung permanen yang mampu mendukung kebutuhan irigasi dan pengembangan potensi wisata desa.

Ke depan yang paling penting bagi warga adalah adanya embung yang bisa dimanfaatkan untuk pengairan pertanian. Ini sangat dibutuhkan untuk mendukung keberlangsungan lahan pertanian dan tanaman produktif milik warga,” jelasnya.

Melalui kegiatan Randu Alas Mancing Mania, Desa Wadas menunjukkan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui aksi nyata yang mencerminkan nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.