UMKM Purworejo Mulai Beralih ke Pasar Online

oleh -
Dua pemateri berbagi ilmu dalam Kelas Foto Produk dan Pelatihan Pemasaran Online bagi belasan UMKM Jahit Purworejo
Dua pemateri berbagi ilmu dalam Kelas Foto Produk dan Pelatihan Pemasaran Online bagi belasan UMKM Jahit Purworejo

PURWOREJO, purworejo24 com – Digitalisasi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini menjadi sesuatu yang sangat penting bagi pelaku UMKM, terlebih dalam memasarkan produknya. Untuk itu, kelompok Belajar Menjahit Bersama (BMBS) menggelar Kelas Foto Produk dan Pelatihan Pemasaran Online bagi belasan UMKM Jahit yang ada di Purworejo. Kelas dan pelatihan tersebut guna menunjang perpindahan pasar UMKM jahit Purworejo dari Ofline menuju Online.

Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 15 UMKM Jahit ini adalah sebuah kegiatan untuk menindaklanjuti kegiatan Lomba Memotret Produk dengan tema Merah Putih yang telah diselenggarakan sebelumnya. Sebagai Reward, partisipan lomba akan diikutsertakan dalam kelas khusus Photo Produk yang diselenggarakan hari ini di kantor CU Angudi Laras di Jl. Suryokusuman No. 17 Purworejo.

Ketua Belajar Menjahit Bersama Divisi Purworejo Berirama (BMBS Divpoerama) Ani Moel menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 menuntut pelaku UMKM untuk beradaptasi ke digital (online) dan berinovasi. Sehingga, dengan adanya Kelas dan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan bagi UMKM untuk memasarkan produknya secara online.

“Meskipun di era pandemi, harapannya UMKM Kabupaten Purworejo tetap eksis. Kedepannya akan kita agendakan lagi untuk kelas dan pelatihan yang lainnya yang tentunya menunjang geliat UMKM di Purworejo,”ungkap Ani kepada purworejo24.com pada Minggu (12/09/2021)

Anik menargetkan, produk UMKM yang dijual secara online tidak hanya dapat dibeli oleh masyarakat Purworejo tetapi juga berkembang di luar Purworejo. Mayoritas UMKM yang hadir kali ini merupakan UMKM jahit yang saat ini masih dipasarkan secara offline bahkan banyak dari peserta terdampak pandemi sehingga mengalami penurunan omset hingga 50 persen.

“Mereka bisa memanfaatkan aplikasi online dan sosial media yang ada. Gunanya untuk memudahkan para pelaku UMKM menawarkan produknya agar bisa mendukung kebutuhan pasar, seperti shopee, bukalapak, tokopedia, gojek, grab, Instagram, face book dan merchant lain,” terangnya.

Anik menambahkan kelas photo produk dan pelatihan pemasaran online selain diberikan materi peserta juga dilatih untuk membuat foto produk miliknya serta praktik memasarkan produk secara online. Acara tersebut dimulai pada pukul 09.00-11.00 wib dan dipandu oleh dua orang pemateri yaitu Anggi Prasetyo seorang fotografer dan M. Imron praktisi sosial media.

“Sudah saat nya UMKM Purworejo bangkit dari Pandemi dan bersaing,” katanya.

Sementara itu Anggi Prasetyo, pemateri dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa untuk menunjang penjualan (selling) para pelaku UMKM  diperlukan Visual yang yang mendukung agar produk yang dihasilkan dapat menarik perhatian dari pembeli. Tidak hanya itu penguasaan dalam hal marketing juga diperlukan seorang penjual khususnya di zaman yang serba online seperti saat ini.

“Visual yang baik diperlukan untuk menunjang penjualan, bahkan foto produk yang bagus dapat meningkatkan penjualan dalam perdagangan berbasis online saat ini,” katanya.

Dengan adanya Kelas Foto dan pelatihan ini pihaknya berharap penjualan UMKM Jahit di Purworejo bisa menjadi tren baru di era pandemi Covid-19. (P24-Bayu)