EkonomiPemerintahanSeni BudayaSosial

Budidaya Jamur Kelompak Lansia asal Sumberrejo Ikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Jawa Tengah

77
×

Budidaya Jamur Kelompak Lansia asal Sumberrejo Ikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
Bagian-Organisasi-dan-Aparatur-Setda-Purworejo-menggelar-Monitoring Pelayanan Publik terkait pengajuan proposal inovasi untuk mengikuti (KIPP) Tingkat-Jawa Tengah.
Bagian-Organisasi-dan-Aparatur-Setda-Purworejo-menggelar-Monitoring Pelayanan Publik terkait pengajuan proposal inovasi untuk mengikuti (KIPP) Tingkat-Jawa Tengah.

PURWODADI, purworejo24.com – Provinsi Pemerintah Jawa Tengah menggelar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021 dengan tema Percepatan Pelayanan untuk Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Melalui Transfer Pengetahuan di Tatanan Normal Baru. Salah satu peserta yang telah mengajukan proposal adalah  Rumah Sahabat Edukasi Budidaya Jamur asal desa Sumberejo, Kecamtan Purwodadi Purworejo.Terkait dengan KIPP tersebut, Bagian Organisasi dan Aparatur Setda Purworejo menggelar Monitoring Pelayanan Publik terkait pengajuan proposal inovasi untuk mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Jawa Tengah. Rapat monitoring yang dipimpin oleh Kabag Organisasi dan Aparatur Setda Purworejo, Ganis Pramudito S.S.TP., M.Si., dilaksanakan pada Senin (2/08/2021) di Desa Sumberrejo, Purwodadi. Peserta dari KIPP ini adalah Unit Penyelenggara Pelayanan Publik dan BUMD.

Inovasi MAS EDU MURAM (Rumah Sahabat Edukasi Budidaya Jamur) merupakan salah satu inovasi pelayanan publik yang terkonfirmasi dapat diadaptasi dan direplikasi oleh masyarakat. Keunikan MAS EDU MURAM adalah kegiatan ini dikelola Kelompok Lansia yang notabene sudah berusia agak lanjut namun memiliki motivasi yang tinggi dalam mengembangkan kemajuan dan perekonomian desa. Selain itu, adanya kemitraan yang baik dengan pihak swasta yaitu PT. Anugrah Karya Trisakti yang berdomisili di desa tersebut menunjukkan adanya kesinambungan antara desa, kelompok masyarakat, dan pihak swasta dalam pengembangan desa.

“Sejauh ini untuk pembuatan baglog dan budidaya jamur tiram telah banyak diminati oleh masyarakat luas. Banyak masyarakat berkunjung ke MAS EDU MURAM untuk belajar mengenai pengembangan budidaya jamur tiram dan pembuatan baglog ataupun membeli baglog/ jamur tiram,” terang Ganis.

Inovasi ini melibatkan pemangku kepentingan yaitu Camat Purwodadi berperan mendorong pemberdayaan masyarakat, Kepala Desa untuk mendorong pemberdayaan masyarakat dan menjalin kemitraan yang baik dengan pihak swasta, dan Kelompok Lansia sebagai penggerak pemberdayaan masyarakat.

“Sebagai tindak lanjut, Bagian Organisasi dan Aparatur akan memantau dan mendampingi Perangkat Daerah yang telah mendaftarkan Proposal Inovasi Pelayanan Publik dan terus memotivasi Perangkat Daerah untuk menghasilkan Inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.(P24/Nuh/Hms)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.