ACT Purworejo Bantu Cukupi Kebutuhan Air Minum RS Rujukan Covid-19

oleh -
ACT menyalurkan bantuan ke RSUD Tjokronegoro
ACT menyalurkan bantuan ke RSUD Tjokronegoro

PURWOREJO, purworejo24.com – Lembaga sosial dan kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Purworejo kembali memberikan dukungan kepada pemerintah dalam rangka penanganan Covid-19. Kali ini, dukungan diwujudkan dengan penyaluran bantuan air minum wakaf ke sejumlah rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Purworejo.

Humas ACT Purworejo, Adi, menyebut distribusi air minum wakaf telah dilakukan sejak Jumat (02/07/2021) lalu. Beberapa RS yang telah menerima bantuan antara lain RSUD RAA Tjokronegoro, RSUD dr Tjitrowardojo, dan RSI Purworejo.

“Penyaluaran bantuan ini terlaksana atas kerja sama Global Wakaf dan ACT Purworejo,” sebutnya, Senin (05/07/2021).

Diungkapkan, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo masih terus menunjukkan tren kenaikan. Pemkab juga telah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Level 3 sejak tanggal 3 hingga 20 Juli 2021.

“Sebagai lembaga sosial dan kemanusiaan yang memiliki fokus utama bidang ketahanan pangan, ACT komitmen untuk turut mendukung pemerintah dan masyarakat luas dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 saat ini,” ungkapnya.

Diharapkan, bantuan yang diberikan mampu mengamankan ketersediaan air minum sehingga para tenaga kesehatan yang bertugas terjaga kesehatannya. Lebih dari itu, bantuan yang diberikan menjadi simbolis dukungan moral ACT kepada para Nakes yang berjuang menjadi garda terdepan.

“Bantuan tidak hanya berhenti sampai di sini. Kami akan terus mendukung sesuai kebutuhan dan kapasitas kami,” tandasnya.

Penyaluran bantuan ACT mendapat apresiasi dari Perwakilan Tim Bagian Gizi RSUD RAA Tjokronegoro, Galuh. Pihaknya menyebut bantuan yang diterima sangat bermanfaat dalam masa-masa darurat saat ini.

“Saya mewakili manajemen rumah sakit RSUD mengucapkan terima kasih untuk kepedulian tim ACT. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan kebermanfaatan yang besar untuk para tenaga medis, nonmedis, maupun pasien sehingga kita bisa kembali beraktivitas normal seperti sediakala,” katanya. (P24-bayu)