Dukung Jogo Tonggo, ACT Purworejo Beri Bantuan Warga Yang Isolasi Mandiri

oleh -
Patnership bersama Humas ACT Purworejo menyalurkan bantuan kepada warga terpapar Covid-19 melalui Satgas Jogo Tonggo di RT 02 RW 02 Kledung Karangdalem
Patnership bersama Humas ACT Purworejo menyalurkan bantuan kepada warga terpapar Covid-19 melalui Satgas Jogo Tonggo di RT 02 RW 02 Kledung Karangdalem

PURWOREJO, purworejo24 com – Melonjaknya kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Purworejo mendapat perhatian dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kabupaten Purworejo. Lembaga sosial dan kemanusiaan tersebut berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah dan elemen terkait dalam hal pemberian bantuan kepada warga terpapar Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isman). Komitmen itu sekaligus untuk mendukung program Jogo Tonggo di Jawa Tengah, khususnya di Purworejo.

<

Salah satu aksi pemberian bantuan dilakukan ACT kepada keluarga GA (74) di wilayah RT 02 RW 02 Kelurahan Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip, Minggu (20/6/2021). Bantuan berupa paket sembako, suplemen makanan, vitamin, beras, air mineral, dan sejumlah kebutuhan pangan lainnya secara simbolis diserahkan oleh Patnership ACT Purworejo, Triasmawati, kepada Ketua RT sekaligus Satgas Jogo Tonggo setempat, Istingal Aji.

Triasmawati menyebut, penyaluran bantuan merupakan tindak lanjut dari aspirasi salah satu warga di wilayah setempat. Bentuk bantuan disesuaikan dengan kebutuhan yang belum terpenuhi Jogo Tonggo dan bantuan dari sumber lainnya.

“Berdasarkan informasi, sistem Jogo Tonggo di wilayah sini sudah jalan. Jadi untuk bentuk bantuan kami sesuaikan kebutuhan berdasarkan usulan warga,” sebut Trias didampingi Humas ACT Purworejo, Adi.

Adanya bantuan tersebut, lanjutnya, diharapkan mampu mengurangi beban keluarga yang sedang menjalani Isman. Lebih dari itu, mendukung program Jogo Tonggo yang dijalankan oleh warga.

“Aksi kepedulian dari warga melalui Jogo Tonggo ini sejalan dengan tujuan ACT. Karena itu, kami sangat senang bisa mendukung,” katanya.

Lebih lanjut Adi menjelaskan bahwa ACT resmi membuka kantor cabang di Jalan Pahlawan 136, tepatnya di kompleks Perumahan Sucenjurutengah Kecamatan Bayan, pada 9 April 2021. Sejak saat itu, ACT langsung bergerak menyalurkan logistik bantuan serta menjalankan berbagai program bagi masyarakat Purworejo.

“Kami terus mendengar dan merasakan segala informasi, baik dari pemerintahan maupun masyarakat, khususnya terkait penanganan Covid-19. Insya-Allah kami siap berkolaborasi dengan berbagai elemen, terutama lembaga yang ada di Purworejo, agar sistem pendistribusian bantuan lebih terarah sehingga kasus Covid-19 bisa menurun hingga masyarakat bisa pulih kembali,” tambahnya.

Fokus utama progam dari ACT adalah ketahanan pangan. Secara nasional, ACT didukung oleh donatur publik dari masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap permasalah kemanusiaan serta partisipasi perusahaan melalui program kemitraan dan Corporate Social Responsibility (CSR).

“Dalam waktu dekat kami terus memasifkan gerakan sedekah pangan nasional. Tidak hanya dialokasikan kepada warga terpapar Covid-19, melainkan juga keluarga prasejahtera, pondok pesantren, dan panti asuhan dalam bentuk beras hasil dukungan wakaf dari berbagai donatur,” ungkapnya.

Sementara itu, Istingal Aji mengapresiasi atas kepedulian dan gerak cepat dari ACT. Adanya bantuan turut mendukung Jogo Tonggo oleh warga sekitar.

“Sejak awal ada warga yang terpapar dua hari lalu, pengurus RT bersama ibu-ibu dasa wisma langsung bergerak untuk membantu kebutuhan sehari-harinya. Para tetangga secara swadaya juga aktif berkontribusi,” kata Aji.

Disebutkan, warganya yang terpapar Covid-19 terdiri atas 3 keluarga yang tinggal dalam 1 rumah. Guna mencegah penyebaran, Satgas bersama warga juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh rumah.

“Kami juga terus menghimbau kepada semua warga untuk meningkatkan kewaspadaan dengan disiplin 5M karena kasus Covid-19 di Purworejo ini masih terus melonjak,“ tandasnya. (P24-bayu)