Anggota Paguyuban Silat Tenaga Dalam Roso Sejati Indonesia, Purworejo unjuk kepandaian dan kedigdayaan ilmu tenaga.
PURWOREJO, purworejo24.com – Puluhan anggota Paguyuban Silat Tenaga Dalam Roso Sejati Indonesia, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, unjuk kepandaian dan kedigdayaan ilmu tenaga dalam. Atraksi ilmu kedigdayaan tersebut diperagakan dalam acara ulang tahun Paguyuban Silat Tenaga Dalam Roso Sejati Indonesia, Kabupaten Purworejo, di halaman SDN Sidodadi, Kecamatan Kemiri, pada Minggu (28/2/2021).
Berbagai atraksi yang diperagakan diantaranya serangan pakai tongkat, serangan tangan kosong, pecah genteng di kepala, jalan di atas api, transfer energi, pecah batako di perut, dan pukulan jarak jauh. Ulang tahun paguyuban juga di isi dengan pemotongan tumpeng serta tausiyah oleh salah ulama setempat.
“Kita bersyukurlah bahwa Roso Sejati masih bisa berjalan dengan baik, itu inti acara pada hari ini dan kebetulan kita sudah empat tahun Roso Sejati ini di Purworejo,” ungkap Ketua Umum Paguyuban Silat Tenaga Dalam Roso Sejati Indonesia Kabupaten Purworejo, Jendakita Ginting, saat ditemui di sela kegiatan.
Anggota Paguyuban Silat Tenaga Dalam Roso Sejati Indonesia, Purworejo unjuk kepandaian dan kedigdayaan ilmu tenaga.
Dikatakan, mesti berkembang agak pelan, jumlah anggota yang ikut di Paguyuban itu saat ini mencapai 300-an anggota. Paguyuban itu kini telah memiliki empat cabang diantaranya di Kecamatan Purworejo, Kutoarjo, Bener dan Kemiri.
“Akan menyusul dua cabang baru yaitu Loano dan Ngombol,” sebutnya.
Ginting berharap semakin banyak warga yang bisa ikut latihan itu. Dengan mengikuti latihan tenaga dalam maka setiap orang akan menjadi sehat sehat baik sehat jasmani, rohani dan ekonomi.
“Semua orang punya bakat itu tapi tidak dibangkitkan. Disini di Roso Sejati kita membangkitkan karunia yang sudah ada diberikan oleh Alloh kepada manusia termasuk makhluk hidup lainya. Jadi kita tidak memberikan ilmu tapi memberikan metoda bagaimana membangkitkan kemampuan yang lebih dari orang lain,” jelasnya.
Disampaikan, di Paguyuban itu terdapat 10 jurus dasar yang di latihkan, ditambah jurus kombinasi, yaitu jurus yang dikombinasikan dari jurus satu dan jurus lainya.
“Kalau tingkatan ada tingkat dasar, tingkat madia, tingkat lanjut dan tingkat pengembangan,” ucapnya.
Ginting berpesan, dalam dunia yang terpuruk seperti saat ini, akibat wabah covid-19, mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kesehatan.
“Kita menguatkan fisik supaya lebih tahan sehingga bisa survaife dalam situasi apapun” pungkasnya.(P24-Wid)