Ekonomi

Pasokan Menurun, Harga Cabai Semakin Pedas

43
×

Pasokan Menurun, Harga Cabai Semakin Pedas

Sebarkan artikel ini
Seorang pedagang sedang menata dagangannya di pasar pagi Suronegaran Purworejo
Seorang pedagang sedang menata dagangannya di pasar pagi Suronegaran Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Harga cabai kembali mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dari harga normal. Menurut sejumlah pedagang, kenaikan harga tersebut akibat turunnya pasokan dari petani.

Salah satu pedagang di Pasar Pagi Suronegaran, Sulastri, mengatakan kenaikan harga cabai di pasar mencapai 2 kali lipat dari harga biasanya. Harga cabai semakin mahal karena barang di pasaran juga tidak banyak.

“Harga cabai naik 2 kali lipat, Kenaikan terjadi untuk cabai merah besar, cabai keriting, dan cabai rawit,” katanya kepada purworejo24.com pada Rabu (03/03/2021)

Pihaknya mengatakan harga cabai merah besar mencapai Rp72.000,00/kg, biasanya Rp50.000,00/kg, Harga cabai keriting 55.000,00/kg dan rawit sebesar Rp80.000,00/kg ditingkat pedagang pasar. Ditingkat pembeli ecer harga cabai bahkan bisa lebih tinggi lagi. Kenaikan terjadi sejak 2 minggu yang lalu sampai saat ini belum ada tanda-tanda untuk turun.

Di pasar pagi Tambakrejo, harga cabai Rawit hari ini berkisar Rp83.000,00-85.000,00. Harga cabai keriting  Rp52.500,00/kg atau naik Rp 7.000,00 dibandingkan hari sebelumnya yaitu 55.500,00. Selanjutnya, harga cabai merah besar tercatat  Rp66.000,00/kg.

Lastri mengatakan, petani mengalami gagal panen akibat cuaca yang tak menentu. Kenaikan yang terjadi saat ini kerap terjadi setiap tahun dengan penyebab yang sama yaitu cuaca yang kurang bersahabat dengan petani.

“Kami kemarin dapet info dari petani mereka mengeluhkan hasil panennya berkurang akibat cabai mereka banyak yang busuk,” ujarnya.

Tidak hanya itu sayuran seperti tomat juga mengalami kenaikan meskipun tidak banyak, harga tomat kali ini dikisaran Rp. 6-7.000,00/kg-nya. Sementara itu bahan pokok lain seperti minyak juga terus mengalami kenaikan bahkan harga minyak kemasan Sudah diatas Rp150.000,00 per kartonnya. Sedangkan minyak curah diharga Rp.12.500,00/kg-nya.

Dengan tingginya harga cabai dan bahan pokok lainnya lastri mengatakan berimbas pada turunnya omset penjualan pedagang pasar. Ia berharap pemerintah dapat memberikan solusi atas permasalahan ini.

“Harga naik dibarengi pasar saat ini masih lesu karena Covid-19, ini membuat pedagang semakin menurun omsetnya” tandasnya. (P24-Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.