PemerintahanSeni BudayaWisata

1.138 Pusaka Koleksi Museum Tosan Aji Dijamas

224
×

1.138 Pusaka Koleksi Museum Tosan Aji Dijamas

Sebarkan artikel ini
Prosesi Jamasan Pusaka di Museum Tosan Aji Purworejo
Prosesi Jamasan Pusaka di Museum Tosan Aji Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Museum Tosan Aji Purworejo, Jawa Tengah menggelar jamasan terhadap pusaka koleksinya. Meski tidak disaksikan masyarakat luas akibat pandemi Covid-19, prosesi pusaka yang diantaranya berusia ratusan tahun ini dapat disaksikan secara daring melalui kanal media sosial milik  pemkab Purworejo.

Tahun ini, jumlah pusaka yang dijamas di Museum Tsan Aji berjumlah lebih dari 1.138 pusaka, yang merupakan koleksi museum ditambah pusaka milik masyarakat. Untuk mengawalinya Museum Tosan Aji menggelar prosesi yang dipusatkan di pendopo Kabupaten dan halaman museum.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Agung Wibowo AP mengungkapkan, jamasan tosan aji pada Jum’at (11/09/2020) bertujuan untuk melestarikan budaya sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana cara merawat pusaka.

“Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, agenda yang dinanti-nanti masyarakat ini disiarkan secara virtual melalui media sosial,” ungkapnya.

Prosesi Jamasan Pusaka d -Museum Tosan Aji Purworejo
Prosesi Jamasan Pusaka d -Museum Tosan Aji Purworejo

Sebelum dijamas, secara simbolis pusaka diserahkan oleh Bupati Purworejo, Agus Bastian kepada juru jamas Teguh Wahyu Kuntoro. Pusaka kemudian diarak dari rumah dinas bupati menuju halaman Museum Tosan Aji, diiringi oleh para pengawal yang berpakaian ala prajurit Keraton.

Agung menjelaskan, ada lima pusaka yang dijamas secara simbolis, yang merupakan peninggalan Bupati Purworejo RAA Cokronegoro I. Kelimanya yakni keris Tilam Upih berwujud pamor kulit semangka yang telah berumur 350 tahun, keris Singo Barong yang berumur 400 tahun, tombak Kudup Melati, Kudi, dan Pedang Sabet.

Ditambahkan, bahwa ritual utama untuk Jamasan Tosan Aji memang dilaksanakan hari ini, namun untuk pusaka lain yang merupakan koleksi dari Museum Tosan Aji telah dijamas sebelumnya dan akan diteruskan hingga bulan Sura berakhir.

“Jamasan untuk seluruh pusaka dilakukan secara bertahap karena tidak mungkin diselesaikan dalam satu hari,” katanya.

Tidak hanya koleksi milik Museum Tosan Aji, ratusan pusaka milik masyarakat juga dititipkan untuk ikut dijamas.

“Masyarakat juga bisa ikut menjamas jika memiliki tosan aji tanpa dipungut biaya alias gratis,” ungkapnya.(P24-Drt/Hms)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.