Bencana AlamWisata

Merapi Erupsi, Purworejo Alami Hujan Abu Vulkanis Tipis

584
×

Merapi Erupsi, Purworejo Alami Hujan Abu Vulkanis Tipis

Sebarkan artikel ini
Debu hujan abu vulkanik terlihat menempel di sejumlah kendaraan yang terpakir di Alun-alun Purworejo
Debu hujan abu vulkanik terlihat menempel di sejumlah kendaraan yang terpakir di Alun-alun Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Erupsi gunung Merapi di Yogyakarta pada Minggu (21/6/62020) pagi berupa abu vulkanik setinggi 6.000 meter berdampak hingga kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Sekitar pukul 12 siang, sejumlah wilayah di Purworejo mengalami hujan abu vulkanik tipis.

Hujan abu vulkanis tipis dirasakan warga di Purworejo berlangsung mulai sekitar jam 12 siang. Di sebagian daerah hujan abu berlangsung selama setengah jam hingga satu jam dan kemudian semakin menipis. Saat berlangsung hujan abu, kondisi cuaca di Purworejo terlihat cerah namun saat diamati lamat-lamat terlihat abu tipis turun dari langit.

Keberadaan hujan abu juga dapat dilihat dari abu tipis yang menempel di pepohonan, dan sejumlah kendaraan yang terparkir di pinggir jalan. Sejumlah warga yang berada di luar rumah mengaku sempat merasakan matanya pedih akibat tekena abu vulkanik. namun hal ini tidak terlalu mengganggu aktifitas warga.

Hasti, seorang warga Magelang yang kebetulan melintas di Purwrjeo dan singgah di Arena Permainan Anak-anak di komplek Alun-alun Purworejo terlihat santai bermain bersama keluarganya.

“Mata sempat terasa pedih, tapi anak-anak masih asyik sekan-aakan tidak berasa, jadi ya tetap main aja.” kata Hasti.

Sejumlah warga dan kelurganya terlihat sanatia bermain di komplek Alun-alun Purworejo (21/6/2020)
Sejumlah warga dan kelurganya terlihat sanatia bermain di komplek Alun-alun Purworejo (21/6/2020)

Aktifitas warga juga berlangsung seperti biasa. Sejumah pedagang di seputar alun-alun purworejo juga masih tetap berjualan kendati turun hujan abu tipis. Legimin, salah satu penjual Siomay mengaku tetap bertahan kendati turun hujan abu.

“Mulai turun hujan abu sekitar jam 12an dan berlangsung sekitar setengah jam. Ya sementara masih bertahan sambil melihat situasi,” ungkap Legimin.(P24-Nuh)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.