Kuota PKH Ditambah, Purworejo Dapat Tambahan 1.200 – 1.800an Keluarga
Sebarkan artikel ini
Kantor Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Kabupaten Purworejo
PURWOREJO, purworejo24.com – Jumlah penerima manfaat bantuan dari Kementerian Sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) terus diperbarui. Selain itu juga ada rencana penambahan kuota penerima PKH secara nasional, yang akan digenapkan dari jumlah saat ini 9,2 jt peserta menjadi 10 juta se-Indonesia. Progam tersebut rencananya di bulan April ini sudah terealisasi.
Koordinator PKH Kabupaten Purworejo Yuli Prabowo mengungkapkan, pihaknya sudah mendata sekitar ada 3.200 an yang masih harus masuk proses validasi. Rencana penambahan akan menggunakan data BPNT/sembako keluarga yang punya komponen PKH.
“Kepastian jumlahnya belum kami terima, tadinya ada data sekitar 3.200 yang harus divalidasi masuk awal maret ke aplikasi E-PKH namun direvisi kementerian karena adanya darurat covid 19,” katanya kepada purworejo24.com pada Sabtu (25/04/2020).
Kantor Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Kabupaten Purworejo
Yuli menambahkan dengan data BPNT yang sudah ada, dipilih yang mempunya kompoen PKH, penambahan sudah tidak melalui validasi seperti biasanya, dilakukan cleansing data oleh kementerian sosial tanpa melalui proses validasi yang mengumpulkan masa.
“Ya betul dari data DTKS yang sudah menjadi peserta BPNT atau Bantuan Pangan Sembako istilah sekarang, tentunya (penerima) harus punya komponen PKH,” katanya.
Ia menambahkan data sebanyak 3.200an tersebut yang sudah diajukan ke Kementrian Sosial akan divalidasi. Proses validasi ini biasanya yang tidak berhasil lolos proses validasi minimal 35 persen dari data yang masuk. Jadi jika dihitung 3.200 x 65 % akan mendapat angka sekitar 2.080 an masyarakat Purworejo yang akan mendapat tambahan bantuan PKH.
“Itu (3.200) yang divalidasi biasanya setelah proses validasi yang masuk maksimal 65 persen dari total keseluruhan, mungkin sekitar 1.200 sampai 1.800 mas,” pungkasnya (P24-Bayu)