PURWOREJO, purworejo24.com- Semenjak meraknya isu penyebaran wabah virus corona (covid-19), terdapat lima orang warga di Kabupaten Purworejo, masuk dalam kriteria Orang Dengan Pemantauan (ODP). Kelimanya memiliki riwayat pulang dari wilayah/negara yang terjangkit.
Dari kelima orang dengan kriteria Orang Dengan Pemantauan (ODP), empat orang telah dinyatakan sehat dan sudah tidak masuk dalam kategori ODP. Sedangkan satu orang dalam kondisi flu dan masih masuk dalam kategori ODP. Hal disampaikan oleh Sekda Purworejo, Drs Said Romadhon, dalam Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Sosial di Ruang Otonom Setda Purworejo, pada Kamis (12/3/2020).
Guna mengantisipasi penyebaran wabah virus corona itu, termasuk isu-isu yang menyertainya, Pemkab Purworejo telah melaksanakan rapat secara terus menerus.
Dijelaskan, bahwa ada empat kriteria penanganan kasus Covid-19 yakni Orang Dengan Pemantauan (ODP), Kasus/Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Pasien /Kasus Suspek dan Kasus Terkonfirmasi (+ lab). ODP berarti semua orang yang masuk ke wilayah Indonesia, baik Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNI) dan berasal dari suatu negara yang telah dikonfirmasi penularan COVID-19 antar manusia.
Sedangkan PDP adalah orang yang sebelumnya ODP, namun mengalami beberapa gejala seperti influenza sedang hingga berat seperti batuk, pilek, demam, dan gangguan napas. Kasus Suspek apabila pasien mengalami seperti ODP dan PDP, namun belum diperiksa spesimennya. Sedangkan Kasus Terkonfirmasi apabila sudah diperiksa dan dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
“Dari kelima orang tersebut, kesemuanya baru masuk kriteria ODP. Empat orang telah dinyatakan sehat dan sudah tidak masuk dalam kategori ODP. Sedangkan satu orang dalam kondisi flu dan masih masuk dalam kategori ODP,” jelas Said Ramadhan.
Dikatakan, Dinas Kesehatan telah melakukan beberapa upaya untuk mengantisipasi penyebaran wabah ini. Diantaranya, menyampaikan sosialisasi dan pedoman penanganan kewaspadaan pada Fasyankes (Puskesmas, Klinik, RSUD, RSU Swasta), lintas sektoral, Camat, Kades dan sekolah-sekolah.
“Selain itu, Dinas Kesehatan juga telah mengaktifkan Surveilans dan TGC Dinkes dan menyiapkan RSUD Tjitrowardojo untuk kesiapan sebagai Rumah Sakir Rujukan pasien suspek Covid-19,” katanya.
Menurutnya, gejala Covid-19 yang perlu diwaspadai adalah panas sampai dengan 14 hari, batuk pilek, dan pneumonia (sesak nafas). Selain itu juga disertai faktor resiko yaitu kontak dengan pasien yang suspek Covid-19 atau pernah bepergian ke tempat terjangkit.
“Masyarakat dihimbau untuk menghindari kontak dengan virus dan meningkatkan daya tahan tubuh dan kebugaran tubuh. Jaga kebersihan diri dengan segera mandi dan mencuci baju yang dipakai sehabis bepergian, sering mencuci tangan pakai sabun (CTPS) atau cairan pembersih. Selain itu tingkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh dengan berolah raga, makanan bergizi dan seimbang, istirahat cukup, kelola stres dan minum suplemen yang tepat bila diperlukan,” pesannya.
Di tegaskan, hingga saat ini belum ditemukan kasus suspek virus corona di Kabupaten Purworejo. Masyarakat dihimbau untuk tidak panik, dan mencari sumber informasi yang valid supaya tidak disesatkan oleh kabar yang belum tentu kebenaranya.
Sementara itu Kabid P2 PL pada Dinas Kesehatan Purworejo, dr Darus menambahkan, bahwa 5 orang yang masuk dalam Orang Dengan Pemantauan (ODP), telah selesai pada masa pemantauan dan mereka telah dinyatakan sehat.
“Kemarin ada satu lagi warga yang pulang dari Umroh, dan saat ini juga masih dalam pemantauan, jadi hingga hari ini sudah ada 6 orang ODP, namun hingga saat ini, di Purworejo belum ada satupun warga yang suspect dengan virus itu,” katanya.
Disampaikan, guna mengantisipasi dan menangani masalah itu, pemerintah telah menambah 3 rumah sakit di Jawa Tengah yang ditunjuk untuk menangani kasus corona.
“Jika sebelumnya hanya 10 rumah sakit, sesuai SK dari Kemenkes saat ini ada tambahan 3 rumah sakit lagi dan kini berjumlah 13 rumah sakit di Jawa Tengah yang siap menangani masalah corona, dan semuanya disiapkan serta dibiayai dari pusat,” ujarnya.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








