PURWOREJO, purworejo24.com – Menyikapi maraknya berita kemunculan Keraton Agung Sejagat di Desa Pogongjurutengah, Purworejo Jawa Tengah, Bupati Purworejo Agus Bastian menyatakan akan memanggil mereka untuk dimintai klarifikasi. Bupati juga meminta masyarakat untuk tidak men-judge negatif dulu mereka, sebelum mengetahui pasti aktifitas dan tujuan mereka.
Hal tersebut disampaikan Bupati Purworejo kepada purworejo24.com melalui sambungan telepon Selasa (14/1/2020) pagi.
“Saya belum mengetahui jauh kelompok ini. Kita harus mengetahui kegiatan dan tujuan mereka apa? Apakah kegiatan budaya atau apa? Kalau kegiatan ini untuk menguri-uri budaya atau menyambut tahun kunjungan wisata saya setuju, bahkan perlu didorong. Tapi ini belum tahu (kegiatan) apa ini.”, ujar Agus Bastian.
Bupati berpesan kepada masyarakat agar jangan men-judge dulu dan melarang kegiatan mereka, selama aktifitas mereka tidak mengganggu masyarakat sekitar.
Bupati juga menyatakan bahwa Purworejo memang mempunyai banyak tempat-tempat bersejarah. Purworejo mempunyai sejarah panjang dan juga menjadi bagian dari sejarah Kerajaan Mataram Kuno hingga Mataram Islam.
Bupati menyatakan sedang berada di Jakarta bersama Wakil Bupati Yuli Hastuti dan Sekda Said Romadhon namun sudah mengintruksikan jajarannya untuk menindaklanjuti aktifitas kelompok yang mengatasnamakan Keraton Agung Sejagat ini.
“Kita juga akan melakukan pemanggilan kepada mereka, klarifikasi sebetulnya kegiatan apa. Nanti Kesbangpol yang akan memanggil meraka” pungkas Bupati (P24-Nuh)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








