HukumPemerintahan

Pengamanan Pergantian Tahun, Polisi Akan Libatkan RJP dan Banser

353
×

Pengamanan Pergantian Tahun, Polisi Akan Libatkan RJP dan Banser

Sebarkan artikel ini
Forkompimda dan Pak Bhabin berfoto bersama usai acara CVP
Forkompimda dan Pak Bhabin berfoto bersama usai acara CVP

PURWOREJO, purworejo24.com –Dalam perayaan Natal 2019 dan tahun baru 2020 tidak boleh ada pihak-pihak tertentu yang melakukan sweeping. Untuk pengamanan, selain akan melakukan Operasi Lilin dan menyiagakan 416 personel, Polisi juga akan melibatkan beserta kelompok masyarakat dan komunitas seperti Relawan Jalan Purworejo dan Banser .

Hal tersebut ditegaskan Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong dalam Forum Komunikasi Dengar Aspirasi Publik (Critical Voice Point) dengan tema Menciptakan Suasana Kondusif Jelang Hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang diselenggarakan Dinas Kominfo di Pendopo Kabupaten, Kamis (12/12/2019).

Kapolres mengatakan, untuk pengamanan Natal dan tahun baru, pihaknya sudah melakukan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan sejak 18 November lalu hingga 19  Desember mendatang. Selanjutnya akan digelar Operasi Lilin mulai 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.

Kapolres Purworejo menyampaikan paparan dalam CVP.
Kapolres Purworejo menyampaikan paparan dalam CVP.

Selama operasi, dilakukan peningkatan pengamanan di tempat-tempat yang menjadi tempat kegiatan masyarakat, salah satunya gereja. Pihaknya berharap agar kondisi kamtibmas kondusif, tidak ada gangguang terhadap masyarakat yang melaksanakan perayaan Natal dan tahun baru.

“Kita sudah melaksanakan kegiatan patroli bersama TNI, jajaran Polsek bersama Koramil untuk patroli bersama. Sehingga masyarakat yang melaksanakan Natal dan tahun baru merasa aman dan nyaman dengan keberadaan kita semua yang bersinergi yakni Pemda, Kepolisian, dan TNI,” katanya.

Dua Pos Pengamanan (Pospam) dan satu Pos Pelayanan (Posyan) disiapkan selama pelaksanaan operasi, yakni di Gereja Santa Perawan Purworejo, di Stasiun Kutoarjo, dan di Gereja Santo Yohanes Kutoarjo. Adapun personil yang disiagakan sebanyak 416 personil.

“Kita memiliki 93 tempat ibadah yang harus kita amankan. Terdiri dari 81 gereja, yang besar dua Santo Yosef (Santo Yohanes) dan Santa Perawan, dan 12 rumah ibadah. Gereja-gereja ini akan menjadi perhatian kita semua,” ungkapnya.

Kapolres menyebut, puncak perayaan Natal terjadi pada 24 dan 25 Desember, sedangkan tahun baru pada malam 1 Januari hingga pagi dan siangnya. Pada perayaan tahun baru, ada tiga tempat yang menjadi pusat keramaian yakni di Alun-alun Purworejo, dan Alun-alun Kutoarjo, serta di kolam renang Sumber Adventure Center (SAC) di Butuh pada pagi harinya karena banyak masyarakat dan keluarga yang berenang.

Selain itu, objek-objek wisata pantai terutama Jatimalang dan Jetis juga menjadi perhatian karena rawan terjadi kecelakaan orang tenggelam. Persoalan lain yang menjadi kewaspadaan selama pengamanan Natal dan tahun baru antara lain terorisme, kemacetan dan kerawanan kecelakaan pada malam tahun baru, serta narkoba.

“Dan saya ingatkan, tidak ada yang melakukan hal-hal yang tidak diinginkan pada saat malam tahun baru, misalkan sweeping tidak sesuai dengan ini, saya tidak menginginkan seperti itu,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan rekomendasi, antara lain meminta kepada kelompok masyarakat dan potensi masyarakat untuk dapat melakukan pengamanan secara bersama-sama, seperti dari Relawan Jalan Purworejo (RJP) dan Banser. Selain itu juga diharapkan bersama-sama mengantisipasi bencana alam karena sudah memasuki musim penghujan.

Bupati saat menyampaikan sambutan dalam CVP.
Bupati saat menyampaikan sambutan dalam CVP.

CVP tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan diikuti elemen-elemen masyarakat terkait. Bupati Purworejo, Agus Bastian, mengatakan bahwa upaya untuk  menciptakan suasana kondusif menjelang Natal dan tahun baru bukan saja tugas aparat keamanan tapi tugas bersama semua pihak. Pada perayaan tahun baru, Pemda juga telah menyiapkan sarana prasarana bagi masyarakat.

“Memang di setiap perhelatan tentu sisi keamanan sangat penting. Mari kita bersama-sama menjaga perayaan Natal yang dilaksanakan oleh umat yang merayakan. Dan sebagai anggota keluarga tentunya kewajiban kita untuk saling menjaga dan melidungi saudara-saudara kita,” katanya. (p24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.