NGOMBOL, purworejo24.com – Seorang warga Desa Sumberrejo Kecamatan Ngombol, Purworejo Jawa Tengah membuat geger masyarakat karena sempat diduga hanyut di sungai. Setelah dilakukan pencarian dengan berbagai cara oleh Tim SAR sejak pagi hingga sore hari, terduga korban hanyut ternyata masih hidup dan berada pada jarak ratusan kilometer dalam perjalanan menuju ke Sumatera.
Awal kejadian yang menggegerkan Desa Sumberrejo ini diawali dengan penemuan sepasang sendal jepit di tepi sungai Jetak Desa Sumberrejo. Warga mengira sendal jepit itu merupakan milik warga Desa Sumberrejo dan menduga warga itu mengalami kecelakaan dan hanyut.
Pencarian pun dilakukan oleh warga, bahkan sampai melibatkan puluhan tim SAR gabungan Purworejo. Tim Basarnas pun datang ke lokasi. Upaya pencarian pun dilakukan dengan berbagai cara, diantaraya menggunakan metode body rafting dan penyelaman manual sejauh 150 m ke arah hilir dan 100 m ke arah hulu dari pagi hingga sore. Namun pencarian nihil, tidak menemukan sosok warga yang diduga hanyut.
“Ada informasi masuk ke kami, bahwa diduga telah terjadi laka sungai di Desa Sumberrejo Kecamatan Ngombol, korban atas nama Bapak Suharja, yang merupakan warga Desa Sumberrejo. Dengan dalih warga yaitu telah ditemukannya sandal jepit yang diduga milik Bapak Suharja,” ungkap Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, saat dikonfirmasi purworejo24.com, pada rabu (13/11/2019) malam.
Meski warga dan tim SAR gabungan Purworejo sudah turun melakukan pencarian, Basarnas belum turun ke lapangan untuk membantu, pihaknya masih sebatas koordinasi dengan Pemdes dan keluarga.
“Karena tidak ada saksi jadi banyak dugaan-dugaan, jadi kami hanya monitor saja,” ujarnya.
Benar saja, setelah melakukan koordinasi dengan Pemdes dan keluarga, Basarnas mendapati informasi dari keluarga, jika pukul 15.00 WIB, terduga korban bernama Suharja dikabarkan telah pergi menyeberang ke Sumatera. Dan tidak hanyut seperti yang diduga sebelumnya.
“Ada info dari keluarga, jam 3 sore tadi katanya mau nyebrang ke Sumatra. Tadi telepon dari keluarga di Kuningan, dengan mengatakan ‘Maaf buat warga Jetak ya, keluarga saya udah bikin heboh,” katanya.
Pencarian yang dilakukan tim SAR Gabungan pun akhirnya dihentikan. Dari informasi yang masuk ke Basarnas, di keluarga Suharja sedang terjadi masalah, dan Suharja pergi meninggalkan rumah dengan tujuan Sumatra.
“Ada permintaan dari pihak keluarga dan Pemdes Sumberrejo bahwa penyisiran di sungai untuk di hentikan sore hari ini. Dengan kesimpulan tersebut, maka operasi pencarian terduga laka sungai di Sungai Jetak Desa Sumberejo Kecamatan Ngombol dinyatakan ditutup dengan hasil nihil,” pungkasnya. (P24-Drt)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








