KesehatanPendidikan

Mual Usai Makan Jajanan, 14 Siswa SD Dilarikan ke UGD

1818
×

Mual Usai Makan Jajanan, 14 Siswa SD Dilarikan ke UGD

Sebarkan artikel ini
14 Siswa SD Penungkulan Dilarikan ke UGD. 5/9/2019)
14 Siswa SD Penungkulan Dilarikan ke UGD. 5/9/2019)

LOANO, purworejo24.com – Belasan siswa SD di Purworejo Jawa Tengah terpaksa dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas setempat karena diduga mengalami keracunan. Usai makan jajanan yang dibeli di luar sekolah mereka tiba-tiba mengalami mual, muntah dan pusing.secara bersamaan.

Dengan diantar menggunakan kendaraan pribadi milik warga, 14 siswa SDN Penungkulan Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo, dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Maron, Loano pada Kamis (5/9/2019) siang. Sejumlah guru dan kepala desa juga mendampingi para siswa tersebut di Puskesmas.

“Tadi makan rica rica, rasanya pahit, pusing, sempat muntah dikit,” kata Tarisa, siswa kelas 6 SD Penungkulan saat di temui purworejo24.com.

Sejumlah siswa mengalami mual, muntah dan pusing, kemudian disertai sakit perut.
Sejumlah siswa mengalami mual, muntah dan pusing, kemudian disertai sakit perut.

Dokter Jaga Puskesmas Maron, dr Bayu Utaminingtyas menceritakan, siswa datang diantar para guru ke Puskesmas Maron sekitar pukul 11.15 WIB.

“Mereka kesini dengan keluhan mual, muntah dan pusing, kemudian disertai sakit perut.  Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ada anak yang tidak perlu mendapat pemeriksaan lebih lanjut namun ada yang perlu mendapat tambahan asupan infus. Dan setelah mendapat pemeriksaan kondisi mereka sudah membaik, mereka semua kemudian diperbolehkan pulang,” ungkapnya.

Disampaikan, dari hasil cerita para siswa, dan guru yang datang, saat jam istirahat sekolah, para siswa membeli jajanan di luar sekolah. Usai istirahat, para siswa sudah mulai masuk kelas hingga beberapa menit kemudian sejumlah siswa mulai mengalami mual dan akhirnya dilarikan ke UGD Puskesmas Maron.

“Tapi ibu guru belum bisa mengetahui secara pasti sebabnya apa, karena jajannya banyak tidak hanya satu macam yang dibeli,” katanya.

Guna memastikan penyebab kejadian itu, guru SDN Penungkulan juga membawa lima jenis makanan berikut bumbu untuk dijadikan sampel dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami belum bisa memastikan apakah itu keracunan atau tidak karena harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dari laboratorium,” ujarnya.

Pihak puskesmas mengaku, segera akan melakukan pemeriksaan sampel makanan jajan yang dibawa, dan nantinya baru bisa diketahui penyebab yang dialami para siswa.

Pihaknya berpesan, kedepan para siswa harus berhati hati dalam memilih jajan diluar sekolah.

“Pesan kami enggak jajan disekolah atau lebih hati-hati dalam memilih jajan diluar sekolah,” pungkasnya.(P24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.